Praktik monopoli menciptakan jurang ekonomi yang sangat dalam. Di satu sisi, VOC meraup keuntungan melimpah dengan mengontrol harga beli yang rendah dan harga jual yang tinggi di Eropa.
Di sisi lain, rakyat pribumi mengalami kemiskinan karena kehilangan kebebasan menjual hasil bumi ke pasar yang lebih menguntungkan.
Untuk melancarkan dominasi perdagangannya, VOC tidak hanya menggunakan kekuatan ekonomi tetapi juga taktik politik adu domba. Hal ini dilakukan untuk memecah belah persatuan kerajaan-kerajaan lokal di Nusantara agar mereka lebih mudah dikendalikan dan dipaksa tunduk pada aturan monopoli.
SuaraJabar.id - Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 8 seringkali membawa siswa menelusuri lorong waktu ke masa kolonialisme.
Salah satu topik yang paling krusial dan sering muncul dalam ujian adalah mengenai praktik monopoli perdagangan yang dilakukan oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).
Pada buku paket IPS Kelas 8 halaman 205 (Kurikulum 2013 Revisi 2017), siswa diminta untuk mengerjakan Aktivitas Individu. Tabel Pengaruh Monopoli dalam Perdagangan.
Tugas ini bertujuan agar siswa mampu menganalisis dua sisi mata uang dari kebijakan ekonomi kolonial tersebut keuntungan bagi penjajah dan penderitaan bagi rakyat pribumi.
Bagi kamu yang sedang mencari referensi belajar atau orang tua yang mendampingi anak di rumah, berikut adalah ulasan mendalam dan kunci jawaban yang bisa dijadikan panduan.
Sebelum masuk ke kunci jawaban, penting untuk memahami apa itu monopoli.
Dalam konteks sejarah Indonesia, monopoli perdagangan adalah penguasaan pasar yang dilakukan oleh VOC terhadap rempah-rempah di Nusantara.
VOC memaksa petani untuk menjual hasil bumi hanya kepada mereka dengan harga yang sangat rendah, lalu menjualnya kembali ke Eropa dengan harga selangit.
Berikut adalah penjabaran jawaban yang relevan dan mendalam:
Baca Juga: Warga Jawa Barat Jadi Korban Perdagangan Orang di China
1. Pertanyaan: Apa dampak monopoli bagi Belanda (VOC)?
Jawaban: Keuntungan Ekonomi Melimpah Belanda mendapatkan keuntungan yang sangat besar karena membeli rempah-rempah dengan harga murah dan menjualnya dengan harga tinggi di pasar Eropa.
2. Pertanyaan: Apa dampak monopoli bagi Rakyat Indonesia?
Jawaban: Kemiskinan dan Penderitaan. Rakyat tidak memiliki kebebasan menjual hasil panen ke pihak lain yang menawarkan harga lebih tinggi. Pendapatan petani menurun drastis.
Untuk mendapatkan nilai maksimal, siswa bisa menambahkan analisis kritis. Praktik monopoli ini mengajarkan bahwa sistem ekonomi yang tidak adil hanya akan menyengsarakan satu pihak.
VOC melakukan politik devide et impera (adu domba) untuk memuluskan praktik monopoli ini, menghancurkan persatuan kerajaan-kerajaan lokal.
Berita Terkait
-
Warga Jawa Barat Jadi Korban Perdagangan Orang di China
-
Dari Kandungan Dijual ke Singapura? Polda Jabar Bongkar Sindikat Keji Perdagangan Bayi
-
Menteri Perdagangan Budi Santoso Turun Langsung Tindak SPBU Nakal di Baros Sukabumi
-
Kabur dari Rumah karena Masalah Keluarga, Siswi 6 SD di Bandung Jatuh ke 22 Tangan Biadab
-
Janjikan Karier Bagus! Ini 6 Jurusan Saintek yang Bisa Bikin Anak IPS Berpaling dari Soshum
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 205: Bedah Tuntas Dampak Monopoli Perdagangan
-
Bau Amis Dugaan 'Beking' Aparat di Tambang Emas Ilegal Gunung Guruh Tercium Kejagung
-
Tak Mau Ada Celah Korupsi! Bupati Bogor Gandeng KPK 'Pelototi' Proyek Tambang dan Jalan Leuwiliang
-
Mahasiswa di Bogor Akhiri Hidup di Kosan, Diduga Depresi Akibat Terjerat Judol
-
Uji Materi UU Pers oleh Iwakum Dikabulkan, MK Cegah Kriminalisasi Wartawan