- Basarnas DKI Jakarta menemukan satu jenazah korban baru, menjadikan total korban meninggal dunia menjadi lima orang.
- Longsoran sampah di TPS Bantargebang Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat total 13 orang menjadi korban insiden tersebut.
- Sebanyak 366 personel gabungan dikerahkan menggunakan alat berat untuk mencari empat korban yang masih dinyatakan hilang.
SuaraJabar.id - Kabar duka kembali menyelimuti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta pada siang tadi kembali menemukan satu jasad korban yang tertimbun longsoran gunungan sampah raksasa.
Penemuan ini secara tragis menambah daftar korban meninggal dunia menjadi lima orang, menggarisbawahi bahaya laten yang mengintai di balik bukit-bukit sampah tersebut.
"Satu jenazah ditemukan siang tadi, sehingga total ada lima orang yang meninggal dunia," ujar Humas Basarnas DKI Jakarta, Romli Prasetyo, Senin 9 Maret 2026.
Hingga kini, kata dia, petugas masih mencari empat orang lagi yang diduga masih tertimbun.
“Sejauh ini empat orang yang selamat,” kata dia.
Basarnas DKI Jakarta mencatat ada 13 orang menjadi korban longsoran gunung sampah. Empat orang yang selamat yakni Budiman, Joha, Safifudin, dan Slamet.
Sementara korban meninggal pemilik warung Enda Widayanti (250, pemilik warung Sumine (60), supir truk Dedi Sutrisno dan Irwan Supriatin.
“Ditambah satu jasad lagi yang baru ditemukan petugas. Kami masih mencari empat orang korban yang belum ditemukan” kata Romli.
Baca Juga: 4 Nyawa Melayang di Tumpukan Sampah, Menteri Hanif Panggil Paksa Pengelola TPST Bantargebang
Sebanyak 366 personel gabungan diturunkan mencari para korban mulai dari Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi, Polsek Bantar Gebang, Koramil, Damkar Bekas, TNI Batalyon Armed 7/Biring Galih, Dalmas Polda Metro Jaya, Satbrimobda, Ditsamapta dan lainnya.
Personel SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti beko dan pengerahan unit satra atau K-9 untuk mencari tanda-tanda adanya korban
“Selain itu juga telah mengerahkan alat bantuan untuk melakukan evakuasi,” kata dia. [Antara].
Berita Terkait
-
4 Nyawa Melayang di Tumpukan Sampah, Menteri Hanif Panggil Paksa Pengelola TPST Bantargebang
-
Kronologi Lengkap Longsor Sampah TPST Bantargebang: Timbun 5 Truk, 1 Warung dan Renggut 4 Nyawa
-
Pilunya Longsor Sampah Bantargebang, Dua Pemilik Warung Ikut Jadi Korban Tewas
-
20 Ekskavator Dikerahkan! Tim SAR Masih Cari Korban Hilang di Balik Longsoran Sampah Bantargebang
-
Tertimbun Saat Bertugas, 4 Sopir Truk Sampah Meninggal Dunia Akibat Longsor Bantargebang
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
Terkini
-
Basarnas Update: 5 Meninggal Dunia Akibat Longsor Sampah Bantargebang, 4 Masih Hilang
-
Hemat Buka Puasa! Bayar Pakai QRIS BRImo di Kopi Kenangan Dapat Cashback 40%
-
4 Nyawa Melayang di Tumpukan Sampah, Menteri Hanif Panggil Paksa Pengelola TPST Bantargebang
-
Kronologi Lengkap Longsor Sampah TPST Bantargebang: Timbun 5 Truk, 1 Warung dan Renggut 4 Nyawa
-
Pilunya Longsor Sampah Bantargebang, Dua Pemilik Warung Ikut Jadi Korban Tewas