Andi Ahmad S
Minggu, 08 Maret 2026 | 23:22 WIB
Sejumlah alat berat eskavator beroperasi di TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah]
Baca 10 detik
  • Longsor dahsyat di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, terjadi Minggu (8/3/2026) siang, menewaskan empat orang.
  • Insiden pukul 14.30 WIB menimpa lima truk sampah antre dan satu warung, korban termasuk sopir dan pemilik warung.
  • Tim SAR gabungan mengerahkan 20 ekskavator untuk mencari korban hilang di antara tumpukan sampah dan kendaraan yang tertimbun.

SuaraJabar.id - Duka mendalam menyelimuti "TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Longsor sampah yang dahsyat pada Minggu (8/3/2026) siang tidak hanya merenggut nyawa para sopir truk pengangkut sampah, tetapi juga menelan korban dari kalangan pemilik warung yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih terus berpacu dengan waktu mencari korban hilang lainnya di balik longsoran sampah raksasa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan kronologi insiden berawal sekitar pukul 14.30 WIB.

"Saat truk sampah sedang mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan sampah, tiba-tiba terjadi longsor yang menimpa 5 unit truk sampah dan 1 warung di sekitar lokasi," katanya.

Basarnas DKI Jakarta mengungkapkan data terbaru korban tewas menjadi empat orang pada "insiden longsoran sampah di TPST Bantargebang.

Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetyo, mengatakan Korban atas nama Irwan Suprihatin ditemukan di dalam truk dengan kondisi meninggal dunia.

Data Korban Meninggal Dunia:

1. Enda Widayanti (P/25): Pemilik warung

2. Sumine (P/60): Pemilik warung

Baca Juga: 20 Ekskavator Dikerahkan! Tim SAR Masih Cari Korban Hilang di Balik Longsoran Sampah Bantargebang

3. Dedi Sutrisno (L): Sopir truk

4. Irwan Suprihatin (L): Sopir truk

Data Korban Selamat:

1. Setiabudi (L)

2. Jonan (L)

Untuk pencarian korban longsor yang diduga masih tertimbun, sebanyak 20 ekskavator dikerahkan di lokasi. Petugas masih melakukan pendataan dan masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di area tersebut. [Antara].

Load More