- Lima mobil terekam melaju zig-zag berbahaya di Tol Becakayu Jakarta Timur pada Rabu (4/3) malam.
- Polisi hanya memberikan teguran lisan edukatif serta menerima pernyataan maaf tanpa melakukan penilangan.
- Aksi ugal-ugalan di jalan tol tersebut memicu kecaman masyarakat karena membahayakan pengendara lain.
SuaraJabar.id - Dunia maya kembali dihebohkan dengan video viral yang menunjukkan aksi ugal-ugalan di jalan tol. Kali ini, sebuah rombongan lima mobil terekam melaju secara zig-zag di ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur, pada Rabu (4/3) lalu. Aksi berbahaya ini membuat jalur tol seolah tertutup dan memicu kecaman dari masyarakat.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah merespons insiden tersebut. Namun, keputusan penanganan yang diambil justru menuai polemik di kalangan netizen.
Berikut adalah 5 poin penting yang wajib kamu tahu tentang aksi zig-zag di Tol Becakayu ini:
1. Rombongan 5 Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Aksi Bahaya Bikin Resah
Video amatir yang beredar luas di media sosial Instagram @jakarta_siders memperlihatkan lima mobil melaju bersama dalam satu rombongan di ruas Tol Becakayu, pada Rabu (4/3) malam.
Kendaraan-kendaraan tersebut tampak berpindah-pindah lajur secara zig-zag dari satu jalur ke jalur lainnya, bahkan dari lajur satu hingga lajur tiga secara bergantian.
2. Polisi Beri Teguran Lisan & Imbauan Edukatif, Pelaku Buat Pernyataan Maaf
Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi pengemudi yang melakukan aksi zig-zag tersebut. Kasatlantas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, mengatakan pihaknya hanya memberikan teguran lisan dan imbauan edukatif agar tidak mengulangi perbuatannya.
"Yang bersangkutan juga sudah membuat pernyataan permintaan maaf karena mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan," jelas Reiki.
Baca Juga: Bekasi Darurat Sampah, Proyek Listrik Burangkeng Malah Masih Antre Lelang
3. Tidak Ada Penilangan, Hanya Imbauan & Permohonan Maaf
Yang paling mengejutkan publik adalah keputusan polisi untuk tidak melakukan penilangan terhadap para pengemudi tersebut.
"Jadi, hanya diberikan imbauan serta permohonan maaf dan tidak ditilang. Kami berikan teguran lisan sambil melakukan imbauan yang bersifat edukatif," ujarnya.
4. Masyarakat Kecam: Sangat Membahayakan Pengendara Lain, Harusnya Ada Tindakan Tegas
Aksi zig-zag tersebut juga menuai kecaman dari masyarakat yang merasa resah dengan perilaku pengendara yang tidak tertib di jalan tol.
"Kalau berkendara seperti itu sangat membahayakan pengendara lain. Harusnya ada tindakan tegas supaya tidak terulang lagi," kata salah satu warga, Indah (29) di Jakarta Timur, Jumat (6/3).
5. Potensi Kecelakaan Tinggi: Bahaya Perilaku Ugal-ugalan di Jalan Tol
Berita Terkait
-
Bekasi Darurat Sampah, Proyek Listrik Burangkeng Malah Masih Antre Lelang
-
Skandal TPST Bantargebang Naik ke Penyidikan: KLH Serius Proses Hukum Pengelola Gunung Sampah
-
Kepungan Air di Awal Tahun: Jakarta, Bekasi dan Cirebon Lumpuh Diterjang Banjir
-
Simak Jadwal KRL Terakhir Malam Ini Rute Bogor, Bekasi, dan Parung Panjang
-
KPK Garap Anggota DPRD Bekasi Iin Farihin! Buntut Kasus Suap Kolaborasi Bupati dan Sang Ayah?
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
5 Fakta Ngeri Aksi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu yang Bikin Netizen Geram ke Polisi
-
H-3 Lebaran Sopir Angkot dan Kusir Delman di Jabar Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari
-
ART Asal Sukabumi Diduga Aniaya Anak Majikan di Bandung
-
Universitas Nusa Putra Tolak Revisi Desain Simpang Sebidang Exit Tol Bocimi
-
Waspada! Ini Titik Rawan Macet di Cirebon Saat Mudik Lebaran 2026, Rest Area Jadi Sorotan