Andi Ahmad S
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]
Baca 10 detik
  • Tragedi tewasnya 11 penambang emas ilegal (gurandil) di Pongkor, Bogor, mengungkap eksploitasi pekerja tambang.
  • Gubernur Dedi Mulyadi menduga adanya struktur bos yang memanfaatkan pekerja kecil dengan upah minim.
  • Dedi Mulyadi memberikan bantuan total Rp15 juta kepada ahli waris korban tragedi penambangan tersebut.

Ia menyadari bahwa di balik label kriminal yang sering disematkan pada penambang liar, ada perut anak dan istri yang harus diisi.

"Ada beban yang ditinggalkan oleh orang dicintainya, baik anak suami, bapak, adek atau kakak," tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Dedi Mulyadi tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa bantuan finansial untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan mendadak oleh tulang punggungnya.

"Jadi saat ini saya menyampaikan titipan bantuan dari Bank Jabar peduli Rp 10 juta, dan dari saya 5 juta," ucapnya menyerahkan total bantuan Rp 15 juta kepada ahli waris.

Load More