- Pakar HKTI Jabar, Entang Sastraatmadja, memperingatkan adanya "jebakan swasembada beras" yang mengancam kemandirian pangan Indonesia.
- Jebakan ini muncul karena rasa aman berlebihan, melemahnya insentif produktivitas, dan kurangnya inovasi pasca pengumuman swasembada.
- HKTI mendesak pemerintah merancang lima langkah strategis terpadu, termasuk investasi teknologi, diversifikasi, dan mitigasi perubahan iklim.
Harga minimum yang wajar, penetapan harga pembelian pemerintah yang kompetitif, subsidi input pertanian yang tepat sasaran, dan asuransi pertanian adalah instrumen penting untuk menjaga motivasi dan kesejahteraan petani, yang merupakan tulang punggung produksi.
5. Pembangunan Infrastruktur Penyimpanan dan Distribusi Memadai:
Kerugian pascapanen yang signifikan dapat ditekan dengan gudang modern berpengaturan suhu, jaringan transportasi lancar, dan sistem logistik efisien. Infrastruktur yang baik tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat daya saing produk dalam negeri.
Entang menegaskan bahwa kelima langkah ini menjadi agenda krusial agar swasembada beras tidak berhenti sebagai pencapaian simbolik. Swasembada harus dimaknai sebagai proses berkelanjutan yang menuntut konsistensi kebijakan dan komitmen bersama, terutama jika tujuan yang lebih besar adalah swasembada pangan secara menyeluruh.
"Anggapan bahwa swasembada beras adalah pekerjaan yang telah selesai merupakan pandangan yang kurang tepat. Keberhasilan yang diraih tidak boleh melahirkan euforia berlebihan atau sikap jumawa," pungkas Entang.
Ia berharap pemerintahan Presiden Prabowo mampu menghadirkan paradigma baru yang menempatkan swasembada sebagai proses dinamis, bukan sekadar pencapaian angka, demi fondasi kokoh kemandirian pangan Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan
-
Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung
-
Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau
-
Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota
-
Dari Sepeda hingga Cita-Cita, BRI Peduli Temani Perjalanan Mahesa Meraih Mimpi