- Tarawih pertama Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Wathon Bogor dipadati jemaah hingga meluber keluar area bangunan.
- Masjid raya senilai Rp112 miliar ini mulai beroperasi Desember 2025 dan dibangun delapan bulan oleh Pemkab Bogor.
- Fasilitas masjid mencakup dua lantai luas dan Menara Tauhid 96 meter, serta dilengkapi ornamen dari Ka'bah.
SuaraJabar.id - 1 Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Bogor menjadi momen yang berbeda pada malam tarawih pertama. Seperti yang terjadi di Masjid Nurul Wathon di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong.
Pantauan dilokasi terlihat jamaah mulai berdatangan sejak sebelum waktu shalat Isya. Ruang utama lantai satu dan dua terisi penuh, sementara sebagian jamaah meluber hingga ke area luar bangunan dan halaman masjid.
Petugas Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) bersama aparatur Pemerintah Kabupaten Bogor tampak mengatur arus jamaah serta memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan khusyuk. Area parkir di sekitar kawasan Stadion Pakansari juga dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat.
Masjid Nurul Wathon merupakan masjid raya yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor di kawasan Stadion Pakansari di atas lahan sekitar 2,6 hektare dengan anggaran Rp112 miliar dari APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2025 dan mulai beroperasi Desember 2025.
Pelaksanaan tarawih perdana tersebut menjadi momentum awal pemanfaatan masjid secara maksimal selama bulan suci Ramadhan, sekaligus menandai antusiasme masyarakat Kabupaten Bogor terhadap kehadiran Masjid Nurul Wathon sebagai pusat kegiatan keagamaan di kawasan ibu kota kabupaten.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut dituntaskan dalam waktu kurang dari satu tahun, tepatnya sekitar delapan bulan sejak dimulai pada pertengahan 2025.
"Pembangunan Masjid Raya ini, kalau kita lihat secara logika, sebetulnya bukan pekerjaan yang ringan. Pelaksanaan pembangunan baru dimulai sekitar pertengahan tahun, sekitar bulan Juli hingga Desember, kurang lebih delapan bulan," kata Rudy.
Bangunan masjid memiliki ruang utama berukuran 44 x 57,2 meter dengan luas sekitar 4.707 meter persegi dan terdiri dari dua lantai. Masjid ini juga dilengkapi Menara Tauhid setinggi 96 meter yang berfungsi sebagai menara pandang.
Selain itu, tersedia kolam refleksi dan jalur pejalan kaki selebar delapan meter yang mengelilingi bangunan utama untuk menunjang kenyamanan jamaah.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asyik dan Spot Takjil Hits di Bandung, Wajib Kamu Jelajahi
Untuk melengkapi fasilitas keagamaan di masjid tersebut, Bupati Rudy mendatangkan potongan kiswah atau kain penutup Ka'bah dari Mekkah. Selain kiswah, sejumlah ornamen lain seperti bekas pintu Ka'bah dan Al Mizab atau talang air Ka'bah dipasang di area masjid, termasuk pada miniatur Ka'bah yang dibangun untuk keperluan manasik haji. [Antara].
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asyik dan Spot Takjil Hits di Bandung, Wajib Kamu Jelajahi
-
Hilal Tidak Terlihat di Jawa Barat, Puasa 1 Ramadan 1447 H Hari Kamis?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
5 Poin Penting Stadion Pakansari Porak-poranda Diterjang Angin Kencang
-
Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Tangani 73 Rumah Terdampak di Cijayanti
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Istigasah di Ciamis, Ulama: Penegak Hukum Diminta Berani Bongkar Kasus KM 50
-
Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Jangan Terpancing Medsos! Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Soal Skema Makan Bergizi Gratis