- Pendirian Perguruan Tinggi Negeri di Sukabumi dinilai krusial untuk pemerataan akses pendidikan tinggi.
- Profesor Dede Rahmat Hidayat menyoroti tantangan geografis dan aksesibilitas pendidikan bagi warga Sukabumi.
- Keberadaan PTN diharapkan meningkatkan SDM, menekan pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Prof. Dede menghubungkan kondisi sosial ekonomi ini erat kaitannya dengan keterbatasan investasi dalam pengembangan sektor sumber daya manusia di daerah tersebut.
Keberadaan PTN tidak hanya fokus pada perluasan akses, tetapi juga memberikan dampak sosial yang transformatif bagi masyarakat Sukabumi.
Perguruan tinggi berfungsi sebagai sarana penting untuk mobilitas sosial sekaligus menjadi agen perubahan yang progresif dan kritis.
Pendidikan tinggi membuka prospek lapangan kerja yang lebih baik dan diharapkan mampu memutus siklus kemiskinan antar generasi secara efektif.
Kampus juga akan menjadi wadah lahirnya berbagai gagasan inovatif dan solusi konkret untuk mengatasi permasalahan-permasalahan spesifik yang dihadapi oleh daerah.
Dari sudut pandang ekonomi, pendirian PTN akan memicu efek berganda atau multiplier effect yang menguntungkan perekonomian lokal secara luas.
Kedatangan ribuan mahasiswa akan mendorong pertumbuhan berbagai sektor usaha mikro, mulai dari kuliner, transportasi, hingga kebutuhan perumahan.
PTN di Sukabumi dapat dikembangkan menjadi pusat riset dan inovasi yang berlandaskan pada potensi sumber daya alam lokal yang dimiliki daerah.
Sektor-sektor unggulan seperti perikanan, pariwisata, pertanian, dan energi terbarukan dapat menjadi fokus pengembangan utama universitas negeri tersebut.
Prof. Dede menegaskan bahwa universitas negeri berfungsi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengakselerasi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sukabumi.
Pendirian PTN diharapkan mampu menekan laju urbanisasi yang terus meningkat menuju kota-kota besar di luar wilayah Sukabumi.
Lulusan sekolah menengah atas akan memiliki opsi melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan daerah asalnya sekaligus berpeluang membangun karier di Sukabumi.
Oleh karena itu, Prof. Dede mendesak pemerintah daerah dan provinsi untuk segera mempersiapkan prasyarat yang dibutuhkan bagi pendirian PTN tersebut.
Persiapan tersebut mencakup ketersediaan lahan yang memadai, dukungan regulasi yang kuat, dan penguatan kualitas sumber daya dosen pengajar.
Ia menyimpulkan bahwa pendirian PTN di Sukabumi merupakan investasi strategis jangka panjang untuk menjamin masa depan daerah yang lebih cerah.
Berita Terkait
-
Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja
-
Sebuah Ironi: Saat Akses Pendidikan Kalah Cepat dari Program Makan Siang
-
Awardee LPDP PK 2025 Gelar Berani Bermimpi untuk Dorong Akses Pendidikan bagi Anak Muda
-
Kisah Hafitar: Bocah 7 Tahun Penakluk KRL dan Kesenjangan Pendidikan
-
LEAD LPDP 2025: Pemerataan Akses Pendidikan di Indonesia Tergolong Rendah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi
-
Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi
-
Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar
-
PERADI Profesional dan Universitas Islam Bandung Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Pendidikan Hukum