- Ikon baru Kabupaten Sukabumi, Alun-Alun Gadobangkong, mengalami kerusakan signifikan pasca-viral.
- Huruf *landmark* utama terlepas dan *deck selfie* berbahaya, diverifikasi Sekda Ade Suryaman.
- Pemkab Sukabumi segera perbaiki fasilitas ikon pariwisata tersebut karena lingkungan pesisir ekstrem.
Alun-Alun Gadobangkong di Jalan Kidang Kencana, Palabuhanratu, yang merupakan ikon baru Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami kerusakan signifikan.
Kerusakan fasilitas publik ini menjadi perhatian setelah sebelumnya sempat viral akibat rusaknya ornamen penyu raksasa di area tersebut.
Pemantauan pada hari Rabu (18/2/2026) menunjukkan bahwa kerusakan paling kentara terjadi pada *landmark* bertuliskan "ALUN ALUN GADOBANGKONG".
Huruf-huruf raksasa berwarna merah pada penanda lokasi tersebut dilaporkan terlepas dari dudukan aslinya dan tergeletak di lantai pedestrian.
Beberapa bagian dari material huruf tersebut ditemukan pecah dan tidak utuh, mengindikasikan adanya penurunan kondisi fisik secara keseluruhan.
Fasilitas lain yang dilaporkan mengalami kerusakan adalah area *deck selfie* yang populer di kalangan pengunjung.
Area *deck selfie* tersebut dinilai membahayakan keselamatan sehingga untuk sementara waktu tidak dapat dimanfaatkan oleh publik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, telah membenarkan kondisi kerusakan tersebut di lokasi tersebut.
Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi berencana untuk segera melaksanakan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak tersebut.
Ade Suryaman menjelaskan bahwa penyerahan aset dari Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kabupaten telah dilaksanakan sebelumnya.
Terdapat catatan khusus mengenai pengerjaan yang dinilai belum sepenuhnya sempurna pada saat serah terima aset kawasan tersebut.
Setelah proses serah terima, tanggung jawab pengelolaan kawasan Alun-Alun Gadobangkong diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganan awal.
Salah satu faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab percepatan kerusakan fasilitas adalah kondisi lingkungan pesisir yang ekstrem.
Angin laut yang bertiup kencang di wilayah pantai diduga mempercepat proses pelapukan material bangunan dan ornamen di alun-alun.
Pihak Pemkab Sukabumi menyatakan komitmen untuk memperbaiki ikon wisata tersebut karena pentingnya bagi citra pariwisata Kabupaten Sukabumi.
Berita Terkait
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Wali Kota Sukabumi Pastikan P2RW Berlanjut dan Honor RT-RW Tepat Waktu
-
Incar Kos-kosan saat Subuh, Komplotan Maling Motor di Cimahi Putus Soket Pakai Gunting Khusus
-
Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Dilakukan Bertahap
-
Sistem Home - Away Baru Diterapkan, Empat Tim Raksasa Berebut Tiket Final IBL 2026
-
Star Energy Ajak Siswa SDN Pasirwalang Sukabumi Jaga Kelestarian Gunung Salak