Lot
Lot adalah ukuran standar yang menentukan jumlah mata uang dasar yang diperdagangkan. Lot memiliki nilai yang berbeda-beda tergantung pada jenis akun apa yang Anda miliki. Secara umum, ada 3 jenis akun, yaitu Micro, MIni, Standard.
- Akun mikro (0.01) : 1.000 unit mata uang
- Akun mini (0.1) : 10.000 unit mata uang
- Akun Standard (1.0): 100.000 unit mata uang
Sebagai contoh, jika Anda membuka order 1 lot pada akun Micro, itu artinya sama dengan Anda membuat open position 1.000 unit mata uang.
Instrumen Dasar Perdagangan Forex
Forex memiliki instrumen-instrumen dasar yang saling berkaitan antara satu sama lain. Berikut adalah instrumen-instrumen dalam perdagangan forex.
* Margin
Margin berperan sebagai dana penjamin atau uang deposit yang ditahan oleh broker pada saat Anda melakukan transaksi atau open position. Dana jaminan ini bukanlah biaya transaksi, melainkan hanya sebagai deposit yang digunakan untuk menutupi kerugian saat open position untuk memastikan keamanan transaksi yang sedang berlangsung.
* Leverage
Leverage berperan sebagai daya ungkit untuk melakukan open position yang lebih besar dari modal yang dimiliki trader. Dengan kata lain, leverage adalah diibaratkan dana pinjaman dari broker. Tetapi perlu Anda tahu, leverage memang bisa memperbesar potensi keuntungan, tetapi leverage juga memiliki risiko yang besar pula.
Baca Juga: AyoBandung Dorong UMKM Kuasai AI Lewat Workshop Konten Digital
* Spread
Spread adalah selisih harga jual dan beli pasangan mata uang. Spread merupakan biaya transaksi yang dikenakan broker atas setiap open position yang dilakukan trader. Spread dihitung berdasarkan jumlah pip, semakin kecil spread, semakin menguntungkan trader, dan sebaliknya, semakin besar spread, semakin besar biaya transaksi.
* Analisis
Secara umum, analisis dibagi menjadi 2, yaitu analisis teknikal dan analisis fundamental. Analisis teknikal adalah sebuah metode analisis untuk memprediksi pergerakan nilai mata uang dengan berdasarkan data historis, seperti volume perdagangan, grafis, dan pergerakan harga. Umumnya, analisis teknikal digunakan oleh trader yang menggunakan cara-cara scalping, yaitu trading jangka pendek. Sedangkan analisis fundamental adalah metode analisa yang berdasarkan kondisi keuangan perusahaan, keuangan makro, berita ekonomi, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk menentukan nilai wajar yang akan mempengaruhi nilai mata uang di masa depan.***
Tag
Berita Terkait
-
AyoBandung Dorong UMKM Kuasai AI Lewat Workshop Konten Digital
-
Pemberdayaan Perempuan Jadi Kunci BRI untuk Menaikkelaskan UMKM
-
BRI Bangun Ekosistem UMKM Inklusif dengan Pemberdayaan Difabel
-
Kinerja UMKM Masih Ekspansif, BRI Paparkan Survei Indeks Bisnis 2025
-
Laila Al Khusna dan Batik Siger: Mengangkat Martabat Budaya Lampung Lewat Pemberdayaan UMKM
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Olah TKP Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, Korlantas Polri Temukan Fakta Mengejutkan
-
Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Catat Kontribusi Pajak Terbesar bagi Negara dari Industri Keuangan
-
Akses Investasi Kian Mudah, BRI Sajikan ORI030 dengan Kupon Maksimal 7,00%
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu