Wakos Reza Gautama
Kamis, 12 Maret 2026 | 20:43 WIB
lansia dan anaknya tinggal di rumah hampir roboh Kampung Cigaru, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. [sukabumiupdate]
Baca 10 detik
  • Lansia Jaenudin (65) tinggal di rumah nyaris roboh bersama putrinya Zahra (12) di Kampung Cigaru, Sukabumi.
  • Rumah berusia sekitar 17 tahun tersebut rusak parah dan hanya menyisakan dapur untuk berteduh.
  • Pengajuan bantuan perbaikan rumah Jaenudin terhambat karena kategorisasi desil kesejahteraannya tidak memenuhi syarat.

Namun proses bantuan belum dapat direalisasikan karena data kesejahteraan sosial menunjukkan Jaenudin berada pada kategori desil 6.

Padahal, untuk mendapatkan bantuan sosial atau program perbaikan rumah, penerima umumnya harus berada pada kategori desil yang lebih rendah.

“Kendalanya yang bersangkutan masuk desil 6. Untuk mendapatkan bantuan sosial memang harus ada perubahan desil terlebih dahulu,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah desa mengaku tidak tinggal diam. Upaya penanganan sementara terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Pihak desa bahkan telah beberapa kali menginstruksikan kepala dusun setempat untuk melakukan perbaikan darurat secara gotong royong bersama warga agar rumah tersebut tidak semakin membahayakan penghuninya.

“Kami sudah beberapa kali menginstruksikan kepada Kadus agar dilakukan penanganan sementara melalui perbaikan gotong royong,” pungkas Mamat.

Di tengah keterbatasan itu, Jaenudin tetap bertahan menjalani hidup bersama putrinya berharap suatu hari rumah rapuh yang mereka tempati bisa kembali menjadi tempat tinggal yang aman dan layak.

Artikel ini telah dimuat di website sukabumiupdate media jaringan Suara.com dengan judul "Lansia di Ciracap Huni Rumah Nyaris Roboh Bersama Putri yang Masih SD"

Baca Juga: Pria Viral Ngamuk Bawa Kampak di Cicurug Ditangkap, Polisi Akan Periksa Kondisi Kejiwaannya

Load More