- Kemenag Jawa Barat meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik 2026 untuk 341 masjid dari 11 hingga 29 Maret.
- Program ini bertujuan memberi fasilitas nyaman bagi pemudik, meliputi standar keamanan, kebersihan, dan sarana pengisian daya.
- Sebanyak 14 masjid di Kota dan Kabupaten Sukabumi ditetapkan sebagai lokasi singgah resmi dalam program tersebut.
SuaraJabar.id - Perjalanan mudik sering kali melelahkan. Di tengah padatnya arus kendaraan dan perjalanan jauh menuju kampung halaman, para pemudik kini memiliki tempat singgah yang lebih nyaman yakni masjid.
Di berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk Sukabumi, ratusan masjid disiapkan untuk menjadi tempat istirahat bagi para pemudik selama musim mudik Lebaran 2026.
Program tersebut digagas oleh Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat melalui program Masjid Ramah Pemudik 2026.
Melalui program ini, sebanyak 341 masjid di seluruh Jawa Barat akan dibuka sebagai tempat singgah bagi para pemudik yang sedang menempuh perjalanan pulang ke kampung halaman.
Masjid-masjid tersebut dapat dimanfaatkan mulai 11 Maret hingga 29 Maret 2026.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan kenyamanan sekaligus fasilitas bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Penyampaian program tersebut dilakukan saat kegiatan di Markas Polda Jawa Barat.
Menurut Dudu, program Masjid Ramah Pemudik merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang panduan ibadah Ramadan, Hari Raya Idulfitri 1447 H, sekaligus pelayanan bagi pemudik di masjid.
Namun, tidak semua masjid dapat langsung masuk dalam program ini. Ada sejumlah standar fasilitas dan pelayanan yang harus dipenuhi agar masjid benar-benar nyaman bagi para pemudik.
Baca Juga: Viral Ngamuk Bawa Kapak di Cicurug, Pria Diduga Peleceh Penumpang Angkot Dibekuk Polisi
Beberapa syarat tersebut antara lain lingkungan masjid yang aman, area parkir yang memadai, toilet yang bersih, serta ketersediaan air wudu yang cukup.
Selain itu, masjid yang tergabung dalam program ini juga diharapkan menyediakan fasilitas pengisian daya baterai (charging station) bagi perangkat elektronik para pemudik.
“Selain itu juga harus ada tempat ibadah yang nyaman, area beristirahat yang layak bagi pemudik, pusat informasi yang mudah diakses, hingga penyediaan air minum atau makanan ringan,” ujar Dudu dalam keterangannya.
Untuk memastikan pelayanan berjalan baik, posko pemudik di masjid-masjid tersebut akan dikelola oleh berbagai unsur.
Mulai dari pengurus DKM dan remaja masjid, penyuluh agama, pegawai Kementerian Agama, guru madrasah dan Pramuka Madrasah (Saka Amal Bakti), hingga organisasi kemasyarakatan Islam dan perangkat Kantor Urusan Agama (KUA).
Dengan adanya program ini, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang pelayanan dan tempat beristirahat bagi para pemudik yang sedang menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Berita Terkait
-
Viral Ngamuk Bawa Kapak di Cicurug, Pria Diduga Peleceh Penumpang Angkot Dibekuk Polisi
-
Ngamuk Bawa Kampak Usai Diduga Lecehkan Penumpang Angkot, Pria Misterius Gegerkan Warga Cicurug
-
Berburu Ikan di Malam Hari, Pemuda Sukabumi Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Cibuaya
-
Modus Nekat Wanita Sembunyikan Sabu di Organ Intim untuk Diberikan ke Pacarnya di Lapas Sukabumi
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Viral Ngamuk Bawa Kapak di Cicurug, Pria Diduga Peleceh Penumpang Angkot Dibekuk Polisi
-
Sempat Dihentikan Gara-Gara Asusila, Cosplayer Jurig Asia Afrika Bandung Kini Boleh Tampil Lagi
-
Satu Tahun Danantara, BRI Bagikan 5.500 Paket Sekolah untuk Generasi Emas
-
Shalat Id dan Open House di Pakansari, Bupati Bogor Ajak Warga Bersilaturahmi
-
Ngamuk Bawa Kampak Usai Diduga Lecehkan Penumpang Angkot, Pria Misterius Gegerkan Warga Cicurug