- Riyan Hidayat (24) ditemukan tak bernyawa pada Rabu (11/3/2026) malam di Pantai Cibuaya saat berburu ikan menggunakan panah.
- Warga menemukan jasad Riyan pukul 21.30 WIB dalam posisi telungkup di dasar laut dekat batu karang tempat ia diduga terpeleset.
- Sepasang sepatu yang ditemukan menjadi petunjuk penting bagi warga untuk memperluas pencarian korban di area pantai tersebut.
SuaraJabar.id - Malam di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang biasanya sunyi, berubah menjadi mencekam pada Rabu (11/3/2026).
Di antara deburan ombak dan batu karang yang gelap, seorang pemuda bernama Riyan Hidayat (24) ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam saat berburu ikan.
Riyan, warga Kampung Cikanyere, Desa Pangumbahan, diketahui berangkat dari rumahnya selepas salat Isya bersama dua rekannya.
Malam itu mereka berniat melakukan jamparing ikan, sebuah metode berburu ikan menggunakan panah yang kerap dilakukan para pemuda di pesisir.
Namun, kegiatan yang semula biasa itu berubah menjadi tragedi.
Diduga, Riyan mengalami kecelakaan saat berada di sekitar batu karang di kawasan pantai. Beberapa saat setelah keberadaannya tidak terlihat, warga mulai melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 21.30 WIB. Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup di dasar laut, tidak jauh dari lokasi yang diduga menjadi tempat awal ia tenggelam.
Salah seorang warga yang ikut melakukan pencarian, Surya (32), menceritakan bahwa awalnya ia sama sekali tidak menyadari adanya insiden tenggelam di pantai tersebut. Saat itu, ia bahkan sudah selesai menyelam dan hendak pulang.
“Awalnya saya juga sudah pulang dari menyelam. Tadi banyak juga anak-anak yang menyelam. Saya sempat kembali lagi ke air karena melihat ada kepiting di bawah batu,” ujar Surya, warga Kampung Batunamprak, Desa Pangumbahan.
Baca Juga: Modus Nekat Wanita Sembunyikan Sabu di Organ Intim untuk Diberikan ke Pacarnya di Lapas Sukabumi
Meski begitu, Surya sempat mendengar suara samar dari arah laut ketika ia muncul ke permukaan. Namun saat itu ia tidak menyadari bahwa suara tersebut mungkin merupakan permintaan tolong.
“Waktu saya naik ke permukaan, ada suara seperti orang bilang ‘oh... oh... oh’. Tapi tidak jelas. Saya kira hanya orang yang sedang ngobrol di sekitar pantai,” ungkapnya.
Kecurigaan baru muncul setelah warga mulai berkumpul dan menduga ada seseorang yang tenggelam di sekitar area tersebut. Surya bersama warga lainnya pun kembali menyisir laut, meski suhu air malam itu terasa sangat dingin.
“Sebenarnya saya sudah malas turun lagi karena air sudah dingin sekali. Tapi karena warga penasaran akhirnya kita menyisir lagi mulai dari yang paling dangkal,” katanya.
Saat proses pencarian berlangsung, Surya menemukan sepasang sepatu hitam di dekat sebuah batu besar di tepi pantai. Temuan itu kemudian menjadi petunjuk penting bagi warga untuk memperluas pencarian.
Ia menduga korban terpeleset atau kaget saat berada di atas batu karang, lalu panik hingga kehilangan keseimbangan.
Berita Terkait
-
Modus Nekat Wanita Sembunyikan Sabu di Organ Intim untuk Diberikan ke Pacarnya di Lapas Sukabumi
-
Drama Klarifikasi Dela Shifa: Bongkar Dugaan Korupsi di SPPG Lembursitu, Kini Minta Maaf
-
Mantan Akuntan Bongkar 'Manipulasi' Bahan Pangan MBG, SPPG Lembursitu Klarifikasi: Miskom
-
Mantan Akuntan Bongkar "Permainan" Pengadaan Beras Program MBG di Sukabumi: Data Dimanipulasi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN
-
Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan
-
Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh
-
Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman
-
Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL