- Mantan akuntan SPPG di wilayah Lembursitu bikin pengakuan soal dugaan korupsi proyek MBG
- Dia mengaku pernah menemukan kejanggalan saat proses pengadaan beras untuk kebutuhan program MBG
- Kasatgas MBG Kota Sukabumi menyatakan pihaknya masih perlu melakukan pengecekan
SuaraJabar.id - Pengakuan seorang mantan akuntan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Lembursitu, Kota Sukabumi, mendadak viral di media sosial.
Ia mengungkap dugaan praktik manipulasi data hingga indikasi korupsi dalam pengadaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan tersebut muncul dalam sebuah podcast yang diunggah akun Instagram @jaga_arah, dan langsung menyedot perhatian warganet.
Dalam pengakuannya, mantan akuntan SPPG itu mengaku pernah menemukan kejanggalan saat proses pengadaan beras untuk kebutuhan program MBG.
Ia menuturkan, dalam satu transaksi pembelian (purchase order/PO) beras yang tercatat sebanyak 11 karung, barang yang datang disebut hanya sembilan karung. Namun dalam laporan administrasi, jumlahnya tetap dicatat sesuai pesanan awal.
“Pernah kita PO, itu PO kayak 11 karung, yang datang cuma 9 karung. Pernah itu ke koperasi yayasan. 11, dimark up tetap 11, ke BGN-nya juga tetap 11,” ungkapnya dalam video yang diunggah akun @jaga_arah.
Dalam percakapan tersebut, ia juga menyebut dugaan praktik manipulasi itu bukan hal baru dan diduga telah berlangsung cukup lama.
“Sudah lama (praktik ini),” katanya.
Menanggapi isu yang beredar, Kasatgas MBG Kota Sukabumi menyatakan pihaknya masih perlu melakukan pengecekan lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait di lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Baca Juga: Titik Krusial Bogor-Sukabumi Macet Total saat Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya di Sini!
“Sepertinya begitu (di Lembursitu), tapi harus dikonfirmasi ke Kasatpel SPPG dan Korwilnya,” ujarnya saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Rabu (11/3/2026).
Hingga kini, pihak pengelola SPPG Lembursitu belum memberikan pernyataan resmi terkait pengakuan yang beredar luas di media sosial tersebut.
Kasus ini pun memicu sorotan publik mengenai pentingnya pengawasan yang lebih ketat serta transparansi dalam pengelolaan program MBG, khususnya dalam proses pengadaan bahan pangan dan pelaporan administrasi.
Artikel ini diambil dari website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Viral! Mantan Akuntan SPPG di Sukabumi Ungkap Dugaan Praktik Korupsi Pengadaan Barang MBG"
Tag
Berita Terkait
-
Titik Krusial Bogor-Sukabumi Macet Total saat Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya di Sini!
-
Bebas Tikus dan Kecoa! Standar Higienis Dapur Makan Bergizi Gratis Ditingkatkan Se-Indonesia
-
4 Tahun Dihantui Kekerasan, Mengapa Nyawa Nizam Tak Terselamatkan di Jampang Kulon?
-
Tak Hanya Ibu Tiri, Polisi Dalami Dugaan Pidana Pembiaran oleh Ayah Kandung NS di Sukabumi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti
-
PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda
-
Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis
-
Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare