Wakos Reza Gautama
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:45 WIB
Ilustrasi program MBG. Seorang mantan akuntan di salah satu SPPG di Sukabumi mengungkap fakta tentang permainan di program MBG. [Ist]
Baca 10 detik
  • Mantan akuntan SPPG di wilayah Lembursitu bikin pengakuan soal dugaan korupsi proyek MBG
  • Dia mengaku pernah menemukan kejanggalan saat proses pengadaan beras untuk kebutuhan program MBG
  • Kasatgas MBG Kota Sukabumi menyatakan pihaknya masih perlu melakukan pengecekan 

SuaraJabar.id - Pengakuan seorang mantan akuntan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Lembursitu, Kota Sukabumi, mendadak viral di media sosial.

Ia mengungkap dugaan praktik manipulasi data hingga indikasi korupsi dalam pengadaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut muncul dalam sebuah podcast yang diunggah akun Instagram @jaga_arah, dan langsung menyedot perhatian warganet.

Dalam pengakuannya, mantan akuntan SPPG itu mengaku pernah menemukan kejanggalan saat proses pengadaan beras untuk kebutuhan program MBG.

Ia menuturkan, dalam satu transaksi pembelian (purchase order/PO) beras yang tercatat sebanyak 11 karung, barang yang datang disebut hanya sembilan karung. Namun dalam laporan administrasi, jumlahnya tetap dicatat sesuai pesanan awal.

“Pernah kita PO, itu PO kayak 11 karung, yang datang cuma 9 karung. Pernah itu ke koperasi yayasan. 11, dimark up tetap 11, ke BGN-nya juga tetap 11,” ungkapnya dalam video yang diunggah akun @jaga_arah.

Dalam percakapan tersebut, ia juga menyebut dugaan praktik manipulasi itu bukan hal baru dan diduga telah berlangsung cukup lama.

“Sudah lama (praktik ini),” katanya.

Menanggapi isu yang beredar, Kasatgas MBG Kota Sukabumi menyatakan pihaknya masih perlu melakukan pengecekan lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait di lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Baca Juga: Titik Krusial Bogor-Sukabumi Macet Total saat Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya di Sini!

“Sepertinya begitu (di Lembursitu), tapi harus dikonfirmasi ke Kasatpel SPPG dan Korwilnya,” ujarnya saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Rabu (11/3/2026).

Hingga kini, pihak pengelola SPPG Lembursitu belum memberikan pernyataan resmi terkait pengakuan yang beredar luas di media sosial tersebut.

Kasus ini pun memicu sorotan publik mengenai pentingnya pengawasan yang lebih ketat serta transparansi dalam pengelolaan program MBG, khususnya dalam proses pengadaan bahan pangan dan pelaporan administrasi.

Artikel ini diambil dari website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Viral! Mantan Akuntan SPPG di Sukabumi Ungkap Dugaan Praktik Korupsi Pengadaan Barang MBG"

Load More