- APPMBGI bermitra dengan Pestigo pada Rabu, 4 Maret 2026, untuk tingkatkan keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis.
- Kemitraan ini fokus pada penyediaan layanan pengendalian hama profesional di unit Dapur Makan Bergizi Gratis seluruh Indonesia.
- Tujuan utama kerja sama adalah memastikan makanan bebas kontaminasi hama sesuai standar keamanan pangan HACCP.
SuaraJabar.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi intervensi gizi nasional terus berbenah untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan bagi jutaan penerima manfaat.
Dalam langkah strategisnya, pada Rabu, 4 Maret 2026, Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) secara resmi menjalin kerja sama dengan Pestigo (PT Asa Panca Cipta Optima).
Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan meningkatkan standar higienitas dan keamanan pangan (food safety) di unit-unit Dapur Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Prosesi penandatanganan MoU ini disaksikan oleh jajaran pengurus DPP APPMBGI, termasuk Wakil Ketua Umum Prof. Dr. Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin dan Staf Khusus Ketua Umum Andi Chaidar Arsyad.
Dari Pestigo diwakili langsung oleh Awaluddin Sarmidi selaku Direktur dan Sulkifly Baro selaku General Manager (GM).
Kerja sama APPMBGI dan Pestigo ini difokuskan pada penyediaan layanan pengendalian hama profesional.
Ketua Umum APPMBGI, Dr. Ir. Abdul Rivai Ras mengatakan, tujuannya adalah memastikan integritas nutrisi dan kebersihan makanan bebas kontaminasi hama sesuai standar HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points).
Pengendalian hama ini mencakup tikus, kecoa, nyamuk, lalat, semut, dan rayap, dengan pendekatan ramah lingkungan dan dukungan teknologi modern.
"Kolaborasi dengan Pestigo merupakan bentuk komitmen asosiasi dalam memberikan perlindungan konsumen dan menjaga reputasi produk lokal melalui praktik keamanan pangan yang komprehensif," ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Baca Juga: Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
Sementara itu, Sulkifly Baro sebagai GM Pestigo menegaskan, kerjasama ini merupakan komitmen Pestigo untuk memastikan bahwa proses pengolahan makanan dan pendistribusian makanan, baik yang akan dikirim ke SPPG maupun yang dikirim oleh SPPG.
"Sudah bebas dari kontaminasi hama seperti tikus, kecoa, nyamuk, lalat, semut, dan rayap," jelasnya.
Untuk diketahui, Pestigo (PT Asa Panca Cipta Optima) adalah perusahaan layanan pengendalian hama profesional yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dengan jangkauan layanan nasional.
Berita Terkait
-
Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
-
Kepala Badan Gizi Nasional: Anggaran Makan Gratis Disalurkan Langsung ke Satuan Pelayanan
-
Presiden Prabowo Tantang Kompetisi 2029, Ungkap Capaian MBG Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja
-
BGN Ancam Suspend Mitra Makan Bergizi Gratis yang Nakal
-
Mobil Katering 'Makan Bergizi' Seruduk Barisan Siswa, BGN Jamin Perawatan Kelas 1
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Resmi! YouTuber Resbob dan Bigmo Ditetapkan Tersangka Fitnah Azizah Salsha
-
Bekasi Darurat Sampah, Proyek Listrik Burangkeng Malah Masih Antre Lelang
-
Bebas Tikus dan Kecoa! Standar Higienis Dapur Makan Bergizi Gratis Ditingkatkan Se-Indonesia
-
4 Tahun Dihantui Kekerasan, Mengapa Nyawa Nizam Tak Terselamatkan di Jampang Kulon?
-
5 Poin Penting Kasus TPPO 'Pengantin Pesanan' di Bogor yang Ancam Perempuan Muda