- Bocah bernama Arkenan Joan Rahardi, 5 tahun, ditemukan meninggal di Sungai Citanduy pada Jumat (13/3/2026).
- Korban hilang sejak Selasa (10/3/2026) sore saat diduga mengejar balon di saluran air meluap.
- Jasad ditemukan tim SAR gabungan di Leuwi Carian, sekitar 1,6 km dari lokasi awal hilangnya korban.
SuaraJabar.id - Siapa yang menyangka, kepolosan seorang anak kecil yang berlari mengejar balon kesayangannya akan berujung pada duka yang mengiris hati.
Langkah kecil Arkenan Joan Rahardi, bocah berusia 5 tahun asal Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, terhenti selamanya.
Setelah tiga hari yang panjang dan penuh keputusasaan bagi keluarganya, tubuh mungil Arkenan akhirnya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Citanduy, Jumat (13/3/2026).
Penantian berhari-hari itu berakhir di Leuwi Carian, Kelurahan Benteng, sekitar 1,6 kilometer dari titik awal hilangnya korban.
Tim SAR gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis menemukan jasad bocah malang tersebut dalam posisi tengkurap, tersangkut di antara dahan pohon yang membentang di sungai.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, dengan nada prihatin mengonfirmasi penemuan yang mengakhiri operasi pencarian tersebut.
“Iya, ada temuan jasad anak kecil di Sungai Citanduy. Saat ditemukan, jasad korban langsung kami evakuasi ke RSUD Ciamis untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Ani kepada awak media.
Kepastian bahwa jasad tersebut adalah Arkenan didapat dari pencocokan ciri-ciri fisik dan pakaian terakhir yang dikenakannya. Ingatan itu terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV) perumahan sebelum bocah itu raib ditelan derasnya air.
“Kami pastikan itu adalah Arkenan Joan Rahardi. Ciri-cirinya sangat identik dengan hari Selasa (10/3/2026) saat ia dinyatakan hilang. Korban tidak mengenakan baju, hanya memakai celana pendek. Identifikasi juga diperkuat dari struktur giginya,” jelas Ani.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Waspada! Ini Titik Rawan Bencana di Jalur Ciamis
Kisah pilu ini bermula pada Selasa sore. Saat itu, langit Ciamis menumpahkan hujan deras yang membuat saluran air di Perum Lembah Medina meluap liar.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, insiden bermula dari sebuah kejadian yang sangat lekat dengan dunia anak-anak. Balon yang terlepas.
Arkenan diduga berlari mengejar balonnya yang terbang mengarah ke saluran air yang terhubung langsung dengan Sungai Ciluncat. Nahas, di tengah jalanan yang licin dan debit air yang mengamuk, pijakan kaki kecilnya terpeleset.
Hingga jarum jam menunjuk pukul 21.00 WIB malam itu, tawa Arkenan tak lagi terdengar di rumahnya. Kepanikan pecah.
Tim BPBD Ciamis bersama puluhan warga langsung menyisir lokasi di bawah guyuran sisa hujan. Namun, kegelapan malam dan arus yang deras membuat operasi pencarian selama 48 jam pertama menemui jalan buntu.
Baru pada hari ketigalah, Sungai Citanduy "menyerahkan" kembali tubuh Arkenan. Kini, derai air mata keluarga telah membasahi kepulangan sang bocah. Operasi pencarian resmi ditutup.
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2026, Waspada! Ini Titik Rawan Bencana di Jalur Ciamis
-
Mudik Lebaran ke Pangandaran? Pemkab Siagakan Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Jalur Wisata
-
Curi 420 Ayam Petelur Senilai Rp147 Juta, Tiga Pelaku di Ciamis Dibekuk Polisi
-
Oknum ASN Disnaker Banjar Diduga Gelapkan Santunan Kematian Pekerja, Terancam Dipecat
-
Warga Ciamis Digegerkan Penemuan Mayat di Sungai Citanduy, Ternyata Sopir yang Hilang Sejak Minggu
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan
-
OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan
-
Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar