- Saeful Toni (63) berjalan kaki dari Cikarang menuju Kebumen setelah uang ongkos mudiknya dicopet dua minggu lalu.
- Perjalanan lebih dari 300 kilometer tersebut ditempuh Saeful selama 14 hari hanya mengandalkan bantuan orang lain.
- Anggota Polres Ciamis, Aipda Agus Narto, membantu Saeful dengan membelikan tiket bus dari Terminal Banjar menuju Kebumen.
"Saya kaget, beliau sudah dua minggu jalan kaki dari Cikarang. Hati saya tergerak, apalagi ini momen mudik, semua orang ingin bahagia sampai di rumah," ujar Aipda Agus.
Tanpa pikir panjang, polisi yang bertugas di bagian Propam ini langsung mengambil inisiatif. Ia membawa Saeful ke Terminal Kota Banjar, mencarikan bus jurusan Kebumen, dan merogoh kocek pribadinya untuk melunasi seluruh biaya tiket perjalanan Saeful.
Di pintu bus yang akan membawanya pulang, air mata syukur nyaris jatuh dari kelopak mata Saeful. Langkah kakinya yang bengkak kini tak perlu lagi menyentuh aspal.
"Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa dibantu pak polisi sampai naik bus. Terima kasih banyak, semoga kebaikan pak polisi dibalas oleh Allah dan terus bisa mengayomi orang kecil seperti saya," ucap Saeful haru sebelum naik ke atas bus.
Kisah Saeful Toni adalah potret nyata perjuangan seorang perantau. Meski jalannya sempat dijegal oleh kejahatan, ia justru dipertemukan dengan kemanusiaan di pengujung perjalanannya.
Kini, Saeful tak lagi perlu menghitung kilometer; bus yang ia tumpangi akan membawanya pulang, menjemput hari kemenangan bersama keluarga tercinta.
Artikel ini telah tayang di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Kisah Perjuangan Pemudik Asal Kebumen; Jalan Kaki dari Cikarang Gegara Kecopetan, Polisi Ciamis Bantu Pulang Naik Bus dari Terminal Banjar"
Berita Terkait
-
Waspada Jalur Gelap! Wagub Jabar Kecewa Perbaikan Lampu Jalan di Sumedang Molor di Tengah Arus Mudik
-
Warga Ciamis Tenang! Stok Beras Melimpah 30 Ribu Ton, Satgas Pangan Jamin Aman Hingga Usai Lebaran
-
Petaka Lampu Merah Bojong: Jeritan di Bawah Badan Truk 2 Nyawa Melayang
-
Limbangan-Malangbong Padat: Ribuan Pemudik Terjebak Macet, Jalur Tikus Jadi Pilihan Terakhir
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI