Wakos Reza Gautama
Rabu, 18 Maret 2026 | 21:02 WIB
Saeful Toni pemudik yang nekat jalan kaki karena uangnya dicopet. [harapanrakyat.com]
Baca 10 detik
  • Saeful Toni (63) berjalan kaki dari Cikarang menuju Kebumen setelah uang ongkos mudiknya dicopet dua minggu lalu.
  • Perjalanan lebih dari 300 kilometer tersebut ditempuh Saeful selama 14 hari hanya mengandalkan bantuan orang lain.
  • Anggota Polres Ciamis, Aipda Agus Narto, membantu Saeful dengan membelikan tiket bus dari Terminal Banjar menuju Kebumen.

"Saya kaget, beliau sudah dua minggu jalan kaki dari Cikarang. Hati saya tergerak, apalagi ini momen mudik, semua orang ingin bahagia sampai di rumah," ujar Aipda Agus.

Tanpa pikir panjang, polisi yang bertugas di bagian Propam ini langsung mengambil inisiatif. Ia membawa Saeful ke Terminal Kota Banjar, mencarikan bus jurusan Kebumen, dan merogoh kocek pribadinya untuk melunasi seluruh biaya tiket perjalanan Saeful.

Di pintu bus yang akan membawanya pulang, air mata syukur nyaris jatuh dari kelopak mata Saeful. Langkah kakinya yang bengkak kini tak perlu lagi menyentuh aspal.

"Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa dibantu pak polisi sampai naik bus. Terima kasih banyak, semoga kebaikan pak polisi dibalas oleh Allah dan terus bisa mengayomi orang kecil seperti saya," ucap Saeful haru sebelum naik ke atas bus.

Kisah Saeful Toni adalah potret nyata perjuangan seorang perantau. Meski jalannya sempat dijegal oleh kejahatan, ia justru dipertemukan dengan kemanusiaan di pengujung perjalanannya.

Kini, Saeful tak lagi perlu menghitung kilometer; bus yang ia tumpangi akan membawanya pulang, menjemput hari kemenangan bersama keluarga tercinta.

Artikel ini telah tayang di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Kisah Perjuangan Pemudik Asal Kebumen; Jalan Kaki dari Cikarang Gegara Kecopetan, Polisi Ciamis Bantu Pulang Naik Bus dari Terminal Banjar"

Load More