- Dua PMI asal Kota Banjar, Dini (Malaysia) dan Sri Wahyuni (Brunei), berhasil dipulangkan ke Indonesia pada 18 Maret 2026.
- Dini mengalami penyitaan dokumen dan beban kerja berat, sementara Sri Wahyuni menjadi korban TPPO melalui jalur ilegal.
- Pemulangan sukses berkat diplomasi Disnaker Kota Banjar, Kemenlu, dan bantuan finansial dari Baznas setempat.
Beruntung, negara tak membiarkan warganya sendirian. Keberhasilan operasi pemulangan kedua srikandi Banjar ini adalah buah manis dari sinergitas solid antara Disnaker, bantuan finansial kemanusiaan dari Baznas Kota Banjar, serta koordinasi non-stop dengan Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri di pusat.
“Tim kami berangkat menembus jarak, menjemput langsung kedua warga kita tepat di terminal kedatangan bandara. Ini bukan sekadar tugas, melainkan komitmen harga mati kami untuk melindungi setiap jengkal keringat warga Banjar yang mencari nafkah di luar negeri,” tegasnya.
Kini, senyum Dini dan Sri Wahyuni telah kembali mengembang saat mereka berkumpul utuh di tengah kehangatan keluarga tercinta.
Di akhir keterangannya, Kepala Disnaker menitipkan sebuah pesan peringatan keras yang harus dicamkan oleh seluruh masyarakat Kota Banjar.
“Kami sangat bersyukur mereka berdua bisa pulang menghirup udara segar Banjar dengan selamat. Kejadian ini harus jadi pelajaran mahal! Kami sangat memohon, jika ada warga Banjar yang berniat mengubah nasib ke luar negeri, datanglah ke kantor Disnaker. Tempuhlah jalur resmi negara! Jangan pernah mudah tergiur tawaran gaji besar tapi jalurnya tidak jelas, agar perlindungan hukum Anda terjamin 100% dan Anda tidak berakhir menjadi budak praktik TPPO,” pungkasnya.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Kisah Haru Kepulangan 2 PMI Asal Kota Banjar: Korban TPPO di Malaysia dan Brunei Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga"
Berita Terkait
-
Niat Bayar Pertamina Malah Kena "Rampok" Rp 128 Juta! SPBU Ciamis Hubungi Call Center Palsu
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija
-
Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara
-
Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir