Dua anak harimau bernama Huru dan Hara yang merupakan koleksi Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) mati terkena serangan virus. [Dok Kebun Binatang Bandung]
Baca 10 detik
- Dua anak Harimau Benggala bernama Huru dan Hara meninggal di Kebun Binatang Bandung akibat positif Feline Panleukopenia Virus (FPV).
- Hara mati pada Selasa, 24 Maret 2026, dan Huru menyusul pada Kamis, 26 Maret 2026, meskipun upaya medis telah dilakukan.
- Wali Kota Bandung menekankan perlunya peningkatan radikal standar biosecurity dan sterilisasi kandang pasca tragedi tersebut.
Langkah pengetatan ini sejalan dengan masterplan kota.
“Sekarang kawasan Zoo juga sedang dalam masa penataan ulang (revitalisasi) besar-besaran, dan karena lokasinya sangat dekat berbatasan dengan permukiman warga, faktor higienitas dan sterilisasi kandang tak boleh dikompromikan lagi,” pungkas Farhan memberikan garansi kebijakan.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Koleksi Harimau Kebun Binatang Bandung Huru dan Hara Mati Akibat Virus Panleukopenia"
Tag
Berita Terkait
-
Lolos dari Jerat Majikan dan TPPO! Tangis Haru Pecah Saat Dua PMI Asal Banjar Tiba di Tanah Air
-
Niat Bayar Pertamina Malah Kena "Rampok" Rp 128 Juta! SPBU Ciamis Hubungi Call Center Palsu
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
Menanti Ketuk Palu Jakarta: Pemkab Sukabumi Bersiap Terapkan WFH Demi Tekan Konsumsi BBM
-
Saat Tabung Gas 3 Kg Menjadi Barang Mewah: Penyebab Tabung Melon Langka di Sukabumi Selatan
-
Insiden Dramatis di Citarik: Saat Deterjen Menaklukkan Si Jago Merah di Atas Truk Elpiji
-
Asyik Liburan ke Pangandaran, Rumah Watino di Banjar Malah Ludes Dilalap Api