- Sebanyak 39 siswa SDN Bojongkoneng Sukabumi mengalami gangguan kesehatan pada 28 Juli 2026 setelah meminum susu kedaluwarsa dari Program MBG.
- Petugas Puskesmas Sekarwangi bersama pihak sekolah langsung memantau kondisi siswa terdampak dan memulangkan mereka lebih awal pada Rabu, 29 Juli 2026.
- Pihak Dapur Nazran SPPG Cibadak 02 selaku penyedia menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden susu kedaluwarsa tersebut.
SuaraJabar.id - Puluhan siswa SDN Bojongkoneng, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengalami keracunan setelah mengonsumsi susu kemasan yang merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pihak sekolah bersama tenaga kesehatan kini melakukan pendataan dan pemantauan terhadap kondisi para siswa, sementara penyebab pasti kejadian masih ditelusuri.
Sebanyak 39 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi susu kemasan. Seorang siswa di antaranya sempat dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Melansir Sukabumiupdate-jaringan Suara.com, Rabu (29/7/2026), pantauan di SDN Bojongkoneng, aktivitas belajar mengajar sempat terganggu. Kepala sekolah bersama guru dan petugas dari Puskesmas Sekarwangi mendatangi rumah-rumah siswa yang terdampak guna memantau perkembangan kondisi mereka.
Kepala SDN Bojongkoneng, Ida Suhaida, mengatakan pihak sekolah telah berkoordinasi dengan penyelenggara Program MBG yang disuplai oleh Dapur Nazran SPPG Cibadak 02 di bawah naungan Yayasan Ulul Albab Fasihah Al Munawaroh.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak MBG dan mereka menyatakan akan bertanggung jawab terhadap kondisi anak-anak," kata Ida Suhaida.
Menurut Ida, kejadian bermula ketika seorang guru menemukan rasa susu yang tidak normal saat pembagian menu MBG. Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak sekolah mendapati tanggal kedaluwarsa pada kemasan susu telah terlewati.
"Awalnya guru melaporkan susunya terasa asam. Setelah dicek, ternyata tanggal kedaluwarsanya sudah lewat," katanya.
Ia menjelaskan, susu yang dibagikan terdiri atas varian putih dan cokelat. Sebagian besar siswa diketahui lebih dahulu meminum susu sebelum menyantap makanan lain yang terdapat dalam paket MBG.
Baca Juga: 70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
Dari 39 siswa yang terdampak, sebagian besar berasal dari kelas 1, kelas 4, dan kelas 5. Keluhan yang dialami bervariasi, mulai dari pusing, sakit perut, mual, muntah hingga demam. Beberapa siswa mengalami gejala ringan, sementara satu siswa harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.
Mengetahui adanya keluhan tersebut, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan yang bertugas di dapur penyedia MBG. Para siswa kemudian dipulangkan lebih awal agar dapat dipantau oleh orang tua di rumah.
"Kami meminta orang tua terus memantau kondisi anak dan segera melapor apabila muncul keluhan lanjutan," kata Ida.
Meski sempat mengalami gangguan kesehatan, Ida memastikan kondisi para siswa kini berangsur membaik dan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.
Salah seorang wali murid, Resti, mengaku anaknya mengalami mual dan muntah sekitar dua jam setelah mengonsumsi susu cokelat dari paket MBG.
"Anak saya minumnya sedikit, sekitar dua jam kemudian mual dan muntah. Setelah dipulangkan, di rumah hanya diberi banyak minum dan sekarang sudah normal kembali," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Dua Dekade Bangun Usaha Gula Merah, Rosidah Sukses Kembangkan UMKM Sumenep Berkat KUR BRI
-
Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib