- Presiden Prabowo Subianto menyatakan upah buruh pengupas bawang mencapai Rp700 ribu per kilogram dalam Pidato Kenegaraan.
- Seorang warga merekam video di Pabuaran, Kota Bogor, untuk membantah pernyataan tersebut karena upah riil hanya Rp1.200 per kilogram.
- Perbedaan drastis antara klaim pemerintah dan upah harian sebesar Rp12.000 itu memicu perdebatan hangat di media sosial.
SuaraJabar.id - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai upah buruh pengupas bawang yang disebut dapat mencapai Rp700 ribu per kilogram dalam Pidato Kenegaraan mendadak tular dan memicu perdebatan hangat di media sosial.
Angka fantastis tersebut dinilai sangat bertolak belakang dengan kondisi riil di lapangan.
Melalui video yang diunggah akun TikTok @bangafri, seorang warga Pabuaran, Cimanggis, membeberkan bahwa upah pengupas bawang di wilayahnya kenyataannya hanya berkisar Rp1.200 per kilogram.
Dengan hitungan tersebut, seorang pekerja yang sanggup mengupas hingga 10 kilogram bawang hanya akan mengantongi upah sekitar Rp12 ribu per hari.
Perbedaan angka yang amat drastis ini pun langsung memancing gelombang respons dari warganet.
Dalam video tersebut, sang perekam mengatakan bahwa di Kota Bogor upah pengupas bawang tidak sesuai dengan apa yang diucapkan Prabowo Subianto.
"Assalamualaikum Pak Prabowo, tuh. Nih saya di Kota Bogor, Kedung Badak Cimanggis, RT 2 RW 2, banyak yang ngupasin bawang Pak Prabowo. Tuh," ucapnya.
Kemudian hal itu dijawab oleh ibu-ibu berbaju kuning.
"Parah, di sini mah murah banget Pak. Kilonya cuma seribu," ucap ibu-ibu tersebut.
Baca Juga: Viral Pidato Presiden Prabowo Soal Upah Pengupas Bawang, Warga Bogor Beberkan Fakta Lapangan
"Bu, sekilo berapa Bu sekilo di sini?," tanya pria yang merekam tersebut.
"Sekilo di sini 1.200." jawab ibu-ibu dalam video tersebut.
"1.200? Katanya sama Pak Prabowo Rp700.000 sekilonya," ucap perekam itu.
"Hahaha... Mana ada, kalau Bapak mah Rp12.000," cetus ibu-ibu.
"Tuh 10 kg Rp12.000 Pak Prabowo. Ini Rp700.000 di mana? Kabupaten Bogornya? Ini di Kota Bogor ini nih. Ayo Pak Prabowo ke mari dah, ya," tuksanya.
Berita Terkait
-
Viral Pidato Presiden Prabowo Soal Upah Pengupas Bawang, Warga Bogor Beberkan Fakta Lapangan
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Bantah Isu Pemalsuan Segel, Kuasa Hukum Tergugat Sebut Sertifikat Lahan Kencana Sah Lewat PTSL
-
Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar
-
Prabowo Janji Penuhi Anggaran KPK hingga Kejaksaan Agung: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
Terkini
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Viral Pidato Presiden Prabowo Soal Upah Pengupas Bawang, Warga Bogor Beberkan Fakta Lapangan
-
Satlap Tri Cakti Timah Diduga Halangi Polisi, IPW: Hukum Tak Boleh Diintervensi
-
Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat