- Komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor tampak sepi pada Kamis malam di tengah rumor OTT KPK.
- Komisi Pemberantasan Korupsi secara tegas membantah adanya operasi tangkap tangan di wilayah tersebut.
- KPK menyatakan hanya meminta keterangan dari sejumlah pihak guna menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat.
SuaraJabar.id - Suasana di komplek Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor, Cibinong, Jawa Barat, tampak sepi dan lengang pada Kamis (20/8/2026) malam.
Kondisi ini terjadi di tengah santernya rumor Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat setempat.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 21.30 WIB, keheningan menyelimuti area perkantoran Pemkab.
Di Pendopo Bupati Bogor, pintu gerbang utama tampak ditutup rapat dan dipasangi palang kayu.
Tampak satu unit mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terparkir tepat di depan gerbang, sementara sejumlah personel tetap bersiaga di pos penjagaan.
Di tempat lain, kondisi di Gedung Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten bogor dan Kantor Bupati Bogor juga tampak sepi.
Tidak terlihat aktivitas yang mencurigakan di sekitar kedua gedung tersebut.
Sejumlah petugas security juga terlihat berjaga di pintu Kantor Bupati Bogor.
Arus kendaraan di dalam kompleks Pemkab Bogor pun terpantau lengang.
Hingga saat ini, belum terlihat mobil yang mencurigakan maupun aktivitas keluar-masuk kendaraan ke dalam komplek Pemerintahan.
Baca Juga: Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
KPK Sebut Tidak Ada OTT di Kabupaten Bogor
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait kabar peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor, kami klarifikasi bahwa informasi tersebut tidak benar," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis.
Kendati demikian, dia mengatakan KPK melakukan permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak untuk menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat.
"Untuk saat ini, secara detail belum dapat kami sampaikan. Pada waktunya kami tentu akan sampaikan kepada publik secara transparan," katanya.
Sebelumnya, beredar kabar KPK melakukan OTT di Kabupaten Bogor. Oleh sebab itu, Juru Bicara KPK meluruskan informasi tersebut.
Berita Terkait
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Polisi Amankan Dua Terduga Pencuri Kabel Menara Seluler di Cicalengka
-
Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja
-
Korupsi Pengadaan Iklan Rp223,6 Miliar, KPK Periksa Tiga Pejabat Bank BJB
-
Polisi Dalami Motif Penyerangan Kafe di Bandung, Satu Pelaku Masih Diburu
-
Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Masih Nanti Kedatangan Nusron Wahid