Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 25 September 2026 | 14:01 WIB
Gejala super flu influenza tipe a (magnific)
Baca 10 detik
  • Influenza A menyebabkan berbagai gejala mengganggu hingga komplikasi serius yang rentan menyerang kelompok berisiko tinggi di masyarakat.
  • Vaksinasi tahunan serta penerapan pola hidup sehat sangat dianjurkan untuk mencegah penularan serta mengurangi tingkat keparahan penyakit.
  • Platform digital K24Klik mempermudah masyarakat memesan obat dan mengakses layanan vaksinasi secara online setiap saat.

SuaraJabar.id - Influenza A menjadi salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang perlu diwaspadai masyarakat. Virus ini dapat menyebar dengan mudah melalui partikel pernapasan, terutama ketika seseorang berada di lingkungan ramai seperti sekolah, tempat kerja, atau transportasi umum.

Meski gejalanya sering dianggap menyerupai flu biasa, influenza A dapat menyebabkan demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, hingga kelelahan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Pada kelompok tertentu, penyakit ini bahkan berisiko menimbulkan komplikasi serius.

Menghadapi periode meningkatnya penularan influenza, vaksinasi menjadi salah satu langkah pencegahan yang penting. Selain itu, menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, serta menyiapkan kebutuhan kesehatan di rumah dapat membantu keluarga menghadapi risiko penyakit.

Mengapa Vaksinasi Influenza Penting?

Influenza A merupakan salah satu jenis virus penyebab influenza musiman. Virus ini memiliki beberapa subtipe, termasuk H1N1 dan H3N2, yang dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Perubahan tersebut menjadi salah satu alasan vaksin influenza perlu diperbarui secara berkala. Vaksin influenza musiman dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap beberapa virus influenza yang diperkirakan beredar, termasuk influenza A dan B.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksinasi merupakan langkah utama untuk mencegah influenza. Vaksin dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit, menurunkan tingkat keparahan gejala, serta mengurangi kemungkinan komplikasi dan rawat inap.

Meski demikian, vaksinasi tidak menjamin seseorang sepenuhnya terhindar dari influenza. Perlindungan yang diberikan juga dapat berbeda, bergantung pada kondisi kesehatan individu serta kesesuaian vaksin dengan virus yang sedang beredar.

Karena perlindungan tubuh dapat berkurang seiring waktu dan virus influenza terus mengalami perubahan, vaksinasi tahunan dianjurkan untuk mempertahankan perlindungan.

Baca Juga: Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Siapa Saja yang Perlu Mendapatkan Vaksin Influenza?

Influenza dapat menyerang siapa saja. Namun, terdapat kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi apabila terinfeksi.

Beberapa kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain:

  • Anak-anak, terutama yang berusia di bawah lima tahun.
  • Lansia, khususnya yang berusia 65 tahun ke atas.
  • Ibu hamil.
  • Penderita penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Tenaga kesehatan yang sering berinteraksi dengan pasien.

Vaksin influenza umumnya dapat diberikan mulai usia enam bulan, dengan jenis dan jadwal pemberian yang disesuaikan dengan usia serta kondisi kesehatan masing-masing.

Bagi masyarakat yang belum pernah mendapatkan vaksin influenza atau memiliki riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin, konsultasi dengan dokter diperlukan untuk menentukan pilihan vaksinasi yang sesuai.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Vaksinasi Influenza?
Vaksinasi sebaiknya dilakukan sebelum periode peningkatan penularan influenza agar tubuh memiliki waktu untuk membentuk perlindungan.

Load More