- Pria berinisial DH (31) membunuh ibu tirinya, Apriyanti (53), di Panyileukan, Kota Bandung, pada Minggu (27/9).
- Pelaku melancarkan aksinya menggunakan pisau dapur dan alat kejut listrik karena didorong dendam serta niat menguasai rumah.
- Polrestabes Bandung telah mengamankan pelaku dan membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih.
SuaraJabar.id - Polrestabes Bandung tengah mendalami kasus pembunuhan yang melibatkan seorang pria berinisial DH (31) terhadap ibu tirinya, Apriyanti (53), di wilayah Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kapolsek Panyileukan, AKP Anang Sunarya, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sudah lama memendam dendam terhadap korban.
Selain motif pribadi tersebut, penyidik juga mendalami dugaan keinginan pelaku untuk menguasai rumah yang selama ini ditinggali korban bersama ayahnya.
"Menurut keterangan terduga pelaku, sudah lama menyimpan dendam terhadap ibu tirinya sendiri dan melakukan aksinya saat terduga pelaku dan korban hanya berdua di rumah tersebut," katanya.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan Pamitran, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Minggu (27/9).
Menurut Anang, DH diduga turun ke lantai satu rumah dengan membawa pisau dapur dan alat kejut listrik, kemudian menghampiri korban.
"Pelaku turun ke lantai satu dengan membawa pisau dapur dan alat kejut listrik lalu menghampiri korban. Kemudian korban dilumpuhkan menggunakan alat kejut, dan menusukkan pisau berkali-kali kepada korban," katanya.
Peristiwa itu diketahui warga setelah terdengar suara keributan dari dalam rumah. Sejumlah tetangga kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban dalam kondisi terluka.
Warga membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Baca Juga: Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung
Anang mengatakan korban mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh, antara lain leher, perut, pelipis kanan, dan mata kanan.
Polisi telah mengamankan DH untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung untuk pemeriksaan medis sebagai bagian dari penyidikan kasus tersebut. [Antara].
Berita Terkait
-
Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung
-
65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung
-
Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal
-
Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat
-
Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan
-
Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung
-
Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau
-
Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota
-
Dari Sepeda hingga Cita-Cita, BRI Peduli Temani Perjalanan Mahesa Meraih Mimpi