- Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan kebakaran di TPA Pasirbajing sejak 8 Oktober 2026.
- Kebakaran tersebut menyebabkan penutupan TPA dan penumpukan sampah di berbagai titik wilayah perkotaan Kabupaten Garut.
- Tim gabungan mengerahkan personel pemadaman, mendirikan posko koordinasi, serta berhasil mengurangi kepulan asap pada Selasa sore.
SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan status tanggap darurat demi mempercepat penanganan kebakaran di TPA Pasirbajing. Upaya ini diharapkan dapat segera memulihkan operasional pengangkutan sampah di wilayah perkotaan yang sempat tertahan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Garut, Jujun Juansyah, mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan kini mulai membaik.
"Upaya pemadaman terus kami lakukan. Alhamdulillah, hingga pukul 17.00 WIB kemarin, kepulan asap sudah mulai berkurang," kata Jujun, dilansir dari Antara, Selasa (13/10/2026).
Ia menuturkan, kebakaran di TPA Pasirbajing menyebabkan asap mengganggu masyarakat setempat sejak Kamis (8/10), dan sampai saat ini masih ada beberapa kepulan asap tapi tidak terlalu tebal.
Selama terjadi kebakaran itu, kata dia, pelaksanaan pembuangan sampah ke TPA Pasirbajing tidak bisa dilakukan, akibatnya sampah saat ini banyak yang menumpuk di sejumlah titik di wilayah Garut.
Ia mengatakan, kondisi sampah yang menumpuk itu karena TPA Pasirbajing ditutup dampak dari adanya kebakaran, sehingga pihaknya mengutamakan dulu pemadaman sebelum pengangkutan sampah kembali dilakukan.
"Sementara kita kan tidak punya TPA. TPA kita kan cuma satu-satunya, jadi menumpuk. Setiap hari itu kalau masuk TPA sekitar 270 ton," katanya.
Upaya pemadaman TPA Pasirbajing dilakukan secara bersama-sama dari jajaran Dinas Lingkungan Hidup, kemudian Dinas Pemadam Kebakaran, sukarelawan, TNI, termasuk dari Kepolisian Resor Garut menurunkan sejumlah personel.
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Niko N Adi Putra mengatakan, Polres Garut siap membantu pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran TPA Pasirbajing, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lokasi.
Baca Juga: Kebakaran TPA Pasirbajing Tak Kunjung Padam, Pemkab Garut Tetapkan Tanggap Darurat!
Polres Garut, kata dia, mendirikan posko penanganan di UPT TPA Pasirbajing sebagai pusat koordinasi dalam mempercepat proses pemadaman dan penanggulangan pascakebakaran.
Ia berharap keberadaan personel kepolisian di lokasi dapat mendukung kelancaran penanganan sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terutama mencegah terjadinya kebakaran.
"Kami bersama tim gabungan terus melakukan upaya memadamkan api dan menyisir titik-titik api yang masih terdapat di lokasi, patroli di kawasan TPA," katanya.
Berita Terkait
-
Kebakaran TPA Pasirbajing Tak Kunjung Padam, Pemkab Garut Tetapkan Tanggap Darurat!
-
382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
-
Polisi Kerahkan Tim Sancang, Buru Pelaku Penembakan Siswa SMA di Garut
-
DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar
-
Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRILink Agen Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Masuk Kategori Jawara dan Juragan
-
Survei Arawicaksa Institute: Abdul Muti dan Amran Sulaiman Menteri dengan Penilaian Tertinggi
-
Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka
-
Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua
-
Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang