- Dua pria berinisial H dan IS berkelahi menggunakan senjata tajam di Kabupaten Sukabumi pada Senin malam.
- Perkelahian tersebut dipicu oleh sisa utang transaksi pembelian jaket ojek online senilai Rp30 ribu.
- Akibat kejadian itu, H mengalami luka serius di rumah sakit sedangkan IS menderita luka lebam.
SuaraJabar.id - Perselisihan terkait utang Rp30 ribu berujung perkelahian menggunakan senjata tajam antara dua pria berinisial H (25) alias Layur dan IS (22) di Kampung Tugu, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Senin (12/10/2026) malam.
Akibat perkelahian tersebut, keduanya mengalami luka-luka. H alias Layur mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, IS mengalami luka lebam di bagian punggung dan tangan.
Kapolsek Cireunghas, Polres Sukabumi Kota, IPTU Hendrayana, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, perkelahian terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
"Betul telah terjadi perkelahian antara dua orang laki-laki dengan menggunakan senjata tajam," ujar Hendrayana kepada sukabumiupdate.com jaringan Suara.com, Selasa (13/10/2026).
Hendrayana menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan sementara, perkelahian diduga dipicu persoalan utang-piutang dalam transaksi jual beli jaket ojek online (ojol) senilai Rp60 ribu.
Dari jumlah tersebut, baru Rp30 ribu yang dibayarkan sehingga masih terdapat sisa pembayaran dengan nominal yang sama.
"Hasil pemeriksaan sementara permasalahan hutang piutang terkait pembelian jaket besarannya sekitar Rp30.000," jelasnya.
Perselisihan itu melibatkan sejumlah pihak yang saling mengenal dan memiliki hubungan pertemanan maupun keluarga. IS diketahui merupakan paman dari SI (18), yang terlibat dalam transaksi penjualan jaket dengan H alias Layur.
Persoalan utang-piutang tersebut diduga berlanjut hingga IS dan H bertemu di lokasi kejadian. Keduanya sempat berbincang sebelum akhirnya terlibat perkelahian satu lawan satu menggunakan senjata tajam.
Baca Juga: Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan
Hendrayana menegaskan, kedua pria yang berkelahi bukan pihak yang secara langsung terlibat dalam transaksi utang-piutang tersebut. Keduanya diduga diminta membantu menagih sisa pembayaran.
"Sebenarnya yang berkelahi itu bukan si pemberi hutang, jadi mereka itu hanya diminta bantuan oleh pihak yang memiliki utang piutang untuk nagih dengan yang ditagih," ucapnya.
Akibat kejadian itu, IS mengalami luka lebam di bagian punggung dan tangan. Sementara H alias Layur mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam di bagian wajah, punggung, tangan kiri, dan jari.
Saat ini, H menjalani perawatan intensif di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Adapun IS telah dimintai keterangan oleh petugas Polsek Cireunghas.
Berita Terkait
-
Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan
-
Duel Senjata Tajam di Sukabumi, Dua Pria Luka Berat
-
Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja
-
Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban
-
Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Gara-Gara Utang Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Duel Pakai Golok, Satu Luka Berat
-
Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing
-
BRILink Agen Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Masuk Kategori Jawara dan Juragan
-
Survei Arawicaksa Institute: Abdul Muti dan Amran Sulaiman Menteri dengan Penilaian Tertinggi
-
Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka