Andi Ahmad S
Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:31 WIB
Ilustrasi keracunan MBG. [Suara.com/Singgih Tri]
Baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menguji sampel makanan program Makan Bergizi Gratis di Labkesda untuk memastikan penyebab dugaan keracunan siswa pada Rabu (21/10/2026).
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan sebanyak 103 siswa SMP Negeri 2 Cisarua telah menerima penanganan medis di RSPG Cisarua dengan biaya ditanggung pemerintah daerah.
  • Pemerintah Kabupaten Bogor akan menggunakan hasil laboratorium tersebut untuk menentukan rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Untuk diketahui, sebanyak 103 siswa SMP Negeri 2 Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapatkan penanganan medis setelah mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, seluruh siswa yang mengalami gejala tersebut telah mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua.

Rudy memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menanggung seluruh biaya pengobatan siswa yang terdampak.

Load More