Kadinkes Kabupaten Bogor, dr Fusia Meidiawaty. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Baca 10 detik
- Siswa SMPN 2 Cisarua Kabupaten Bogor mengalami gejala mual dalam waktu kurang dari 30 menit setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis pada Rabu 21 Oktober 2026.
- Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor masih menguji sampel makanan serta memeriksa status kepemilikan sertifikat higiene sanitasi dapur penyedia sambil menunggu hasil laboratorium keluar dalam tiga hari.
- Sebanyak 103 siswa menerima penanganan medis sesuai gejala yang dialami dengan satu orang dirawat inap dan sebagian besar lainnya menjalani observasi untuk pemulihan kondisi.
"Ya, kemungkinan itu bisa saja. Tapi kalau kita lihat dari masa inkubasinya, mudah-mudahan tidak akan bertambah banyak lagi," ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan sampel makanan dan minuman, Dinkes Kabupaten Bogor juga akan memeriksa status kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan bagi para siswa.
Fusia mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan status sertifikat tersebut dan masih perlu melakukan pengecekan.
"Nanti kita cek dulu. Saya belum bisa pastikan dulu, tapi kemungkinan besar sudah ada SLHS-nya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah
-
Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG
-
Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya
-
Jika Musyawarah Gagal, Lahan Aula RW 44 Kota Wisata Terancam Diambil Alih Pemkab Bogor
-
BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
Terkini
-
BRI Sambut HUT ke-131 dengan Semangat Transformasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Gejala Keracunan Siswa SMPN 2 Cisarua Muncul Kurang dari 30 Menit Usai Konsumsi MBG
-
Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah
-
Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG
-
BRI Perkuat Koneksi Investor Global dengan Peluang Investasi di Indonesia