Ronald Seger Prabowo
Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:00 WIB
Prof. dr. Deby Susanti Pada Vinski, MSc, PhD atau dr. Deby Vinski. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Prof. dr. Deby Vinski hadir sebagai Guest of Honour dalam kongres Profound Health Summit di London pada Kamis, 22 Oktober 2026.
  • Deby memimpin World Consensus kelima untuk mendorong standar pelayanan medis yang mengutamakan keselamatan pasien serta kolaborasi lintas negara.
  • Deby berambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan stem cell dunia melalui penguatan fasilitas riset dan kolaborasi internasional.

SuaraJabar.id - Tokoh Indonesia di bidang anti-aging, stem cell, dan kedokteran regeneratif, Prof. dr. Deby Susanti Pada Vinski atau Deby Vinski hadir sebagai Guest of Honour dalam kongres internasional Profound Health Summit di Inggris.

Momentum ini sekaligus menandai penyelenggaraan World Consensus kelima yang untuk pertama kalinya digelar di London setelah empat edisi sebelumnya berlangsung di Paris, Prancis.

Sebagai Presiden World Council of Stem Cell (WOCS) dan World Council of Preventive, Regenerative and Anti-Aging Medicine (WOCPM), Deby mendorong kolaborasi lintas negara untuk membangun kesepahaman mengenai pengembangan kedokteran regeneratif yang mengutamakan keselamatan pasien, etika, dan bukti ilmiah.

"This is a historic moment. After four World Consensus meetings in Paris, today we bring our fifth World Consensus to London," ujar Deby, menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam membangun masa depan layanan kesehatan dalam rilis yang diterima, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, World Consensus bukan sekadar forum ilmiah, melainkan wadah bagi ilmuwan, dokter, akademisi, dan perwakilan berbagai negara untuk bertukar pengetahuan serta memperkuat standar pelayanan medis yang bertanggung jawab.

Setelah agenda di Inggris, Deby dijadwalkan menjadi Conference Chair dalam 2nd World Stem Cell & Tissue Engineering Summit 2026 di Osaka, Jepang, pada 4–5 Desember 2026. Forum tersebut akan berfokus pada perkembangan stem cell, tissue engineering, dan kedokteran regeneratif.

Pendiri Celltech Stem Cell Centre di Vinski Tower, Jakarta, itu juga menyatakan ambisinya untuk mendorong Indonesia menjadi salah satu pusat pengembangan stem cell dan kedokteran regeneratif di dunia.

“My dream is to make Indonesia a world hub for stem cell and regenerative medicine,” katanya.

Menurut Deby, penguatan fasilitas penelitian, laboratorium, inovasi medis, dan kolaborasi internasional menjadi bagian penting untuk meningkatkan peran Indonesia dalam perkembangan ilmu kesehatan global.

Baca Juga: BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Phil McCann dan tim Profound Health Summit atas undangan kehormatan yang diberikan kepadanya.

Dari Paris ke London, lalu menuju Osaka, rangkaian agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring ilmiah internasional sekaligus memperkenalkan kontribusi Indonesia dalam diskusi global mengenai masa depan kedokteran regeneratif.

Load More