- Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mengamankan wanita berinisial DM di Ciamis pada Agustus 2026.
- DM ditangkap karena diduga menyebarkan konten provokatif berupa ajakan demonstrasi dan informasi bohong di media sosial.
- Petugas kepolisian menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel serta akun media sosial milik terduga pelaku.
SuaraJabar.id - Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya dikabarkan mengamankan seorang wanita terkait dugaan penyebaran konten provokatif ajakan demo Agustus di media sosial.
Melansir laman Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Kamis (6/8/2026), identitas wanita itu diketahui berinisial DM (45) warga Dusun Urug, Desa Pusakasari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Kepala Desa Pusakasari, Nanang Mulyaddin, membenarkan bahwa DM merupakan warganya. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara rinci perkara hukum yang menjerat perempuan tersebut.
"Informasi yang kami terima hanya berkaitan dengan aktivitas di akun Facebook yang diduga berisi ajakan penolakan atau ketidaksenangan terhadap pemerintah. Namun kami belum bisa memastikan apakah akun tersebut benar milik yang bersangkutan," kata Nanang.
Dia memaparkan, hingga kini pihak keluarga belum memberikan pemberitahuan kepada pemerintah desa mengenai proses hukum yang sedang dijalani DM.
Pemerintah desa juga belum berkoordinasi dengan kepolisian untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
"Keluarga yang bersangkutan belum ada konfirmasi ke tingkat desa. Begitu juga pihak desa belum melakukan konfirmasi lebih lanjut ke pihak kepolisian," katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono membenarkan adanya pengamanan terhadap DM. Menurutnya, penangkapan dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya dengan dukungan pengamanan dari Polres Ciamis.
"Ya, memang terkait dengan adanya konten yang diduga provokatif," ujar Carsono.
Baca Juga: Istana Bogor Digerebek Mahasiswa Unpak, Suarakan Mosi Tidak Percaya ke Pemerintah
Ia menegaskan, seluruh proses penyidikan kini menjadi kewenangan Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, pengamanan terhadap DM ramai diperbincangkan di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan tersebut diduga mengunggah konten yang berisi informasi bohong dan ajakan demonstrasi menjelang pertengahan Agustus 2026.
Dalam proses pengamanan, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit telepon seluler, akun TikTok, dan akun surat elektronik yang diakui milik DM.
Hingga kini, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya belum menyampaikan secara resmi pasal yang disangkakan maupun perkembangan hasil penyelidikan.
Proses hukum terhadap DM masih berlangsung, sehingga seluruh dugaan yang disampaikan penyidik akan dibuktikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita
-
Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak
-
Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri