Ronald Seger Prabowo
Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:05 WIB
Pengembang properti terus mengembangkan kawasan komersial terpadu untuk memperluas sumber pendapatan di tengah persaingan bisnis ritel. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Agung Sedayu Group meresmikan destinasi komersial dan gaya hidup La Vela Little Europe di Green Lake City pada 25 Oktober 2026.
  • Kawasan seluas hampir enam hektare tersebut mengusung arsitektur khas Eropa yang memadukan ritel, kuliner, hiburan, dan ruang interaksi masyarakat.
  • Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada kuartal II 2026, sementara penjualan eceran September 2026 diprakirakan naik 1,4 persen secara tahunan.

Setelah peresmian tersebut, ASG berencana meneruskan pengembangan dengan pendekatan mixed-use yang mengintegrasikan berbagai fungsi kawasan, seperti hunian, perkantoran, perdagangan, perhotelan, dan fasilitas rekreasi dalam satu lingkungan terencana.

Selain memperluas fungsi kawasan, ASG juga akan memperkuat komposisi tenant untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Saat ini, La Vela telah menghadirkan berbagai pilihan ritel dan kuliner, mulai dari Grand Lucky Superstore, Century, Sociolla, Watsons, hingga sejumlah restoran, kafe, dan tenant gaya hidup.

Pilihan tersebut terus bertambah dengan kehadiran sejumlah merek baru seperti Gion Sushi, Udders, Do Batter, Lamian Bar, NYC Shoes, Little Bug Bakehouse, hingga FTL Gym.

Director of Commercial Retail 2 ASG Lina Huwan menyampaikan, keberagaman tenant menjadi bagian dari upaya membentuk kawasan yang memiliki aktivitas sepanjang waktu dan relevan dengan kebutuhan pengunjung.

“Grand Opening ini menjadi bagian penting dari perjalanan La Vela untuk terus berkembang sebagai destinasi yang hidup dan memiliki karakter yang kuat,” kata Lina.

Pengembangan lanjutan juga akan diikuti dengan penyelenggaraan kegiatan tematik, hiburan musiman, serta kolaborasi bersama komunitas dan pelaku usaha. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di kawasan.

Bagi ASG, La Vela menjadi bagian dari portofolio pengembangan kawasan komersial tematik yang juga mencakup sejumlah destinasi lain, seperti Aloha PIK, East Coast, Tokyo Hub Shopping Town, dan Sunset Pier.

Melalui pengembangan berkelanjutan, La Vela diharapkan dapat memperkuat posisi Green Lake City sebagai kawasan terpadu yang tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menghadirkan fasilitas perdagangan, rekreasi, dan ruang interaksi bagi masyarakat.

Baca Juga: Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Load More