Kali Tercemar Limbah Beracun, Walkot Bekasi Desak Kang Emil Turun Tangan

"Di hulunya kita enggak punya kewenangan kecuali di asistensi oleh Pak Gubernur. Nah, ini lah penting Pak Gubernur manggil Bekasi-Bogor apa yang harus dilakukan," tambahnya.

Agung Sandy Lesmana
Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:21 WIB
Kali Tercemar Limbah Beracun, Walkot Bekasi Desak Kang Emil Turun Tangan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Antara)

SuaraJabar.id - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turun tangan untuk mengatasi pencemaran lingkungan yang terjadi di Kali Bekasi.

Sebab, kekinian Kali Bekasi kembali tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Warna kali yang semula cokelat kini berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan buih serta mengeluarkan bau tak sedap.

Menurut Rahmat, Gubernur harus turun mengingat Kali Bekasi menyambung satu bagian dari Kali Cileungsih dan Cikeas. Sehingga persoalan tersebut juga perlu disikapi serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

"Ini harus menjadi perhatian serius bagi Pemprov Jawa Barat, sebab tiap kali (Kali Bekasi, Cikeas dan Cileungsih) mempunyai persoalan. Kalau di Kota Bekasi sendiri kita sudah penyegel dan menutup satu pabrik pencemar limbah," kata Rahmat, Selasa (21/8/2019).

Baca Juga:Fotonya Dibandingkan dengan Anies, Ridwan Kamil Semprot Warganet

Dengan demikian, Rahmat meminta kepada Ridwan Kamil untuk menyelesaikan pokok permasalahan pencemaran kali yang berimbas pada Kali Bekasi. Ia menduga, pencemaran terjadi sejak dari hulu.

"Di hulunya kita enggak punya kewenangan kecuali di asistensi oleh Pak Gubernur. Nah, ini lah penting Pak Gubernur manggil Bekasi-Bogor apa yang harus dilakukan," tambahnya.

Sejauh ini, selain mengganggu ekosistem, pencemaran juga mengganggu pasokan air bersih bagi warga Kota Bekasi melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Diketahui, pasokan air baku untuk PDAM tidak hanya berasal dari air Kali Malang, namun juga berasal dari Kali Bekasi.

Beberapa waktu lalu PDAM Tirta Patriot (TP) terpaksa mengurangi produksi air bersihnya lantaran air Kali Bekasi sudah tidak bisa digunakan sebagai air baku.

"Apalagi PDAM kita sumber bakunya kan bukan hanya dari Jatiluhur tapi juga dari Kali Bekasi," katanya.

Baca Juga:Sambut Penasihat PM Inggris, Ridwan Kamil Beberkan Potensi Investasi Jabar

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak