Harga Sembako di Bandung Mendadak Naik, Bawang Merah Mahal

Selain itu, harga-harga komoditas lainnya masih stabil dan terjangkau dibeli oleh masyarakat.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 16 Desember 2019 | 10:57 WIB
Harga Sembako di Bandung Mendadak Naik, Bawang Merah Mahal
Petani memanen bawang merah. [Antara]

SuaraJabar.id - Harga sejumlah bahan pokok mendadak naik di pasar di Bandung. Penaikkan itu terjadi jelang hari Natal dan Tahun Baru 2020. Salah satunya di Pasar Kosambi, Kota Bandung.

Pemerintah kota mengklaim kenaikan harga masih terbilang wajar. Beberapa komoditas yang harganya naik di antaranya telur ayam dari Rp 23 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah naik dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Selain itu, harga-harga komoditas lainnya masih stabil dan terjangkau dibeli oleh masyarakat.

"Hari ini Mang Oded didampingi Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan kabag ekonomi dan disperindag turun ke Kosambi mengecek kesiapan pangan, baik dari sisi suplai. Alhamdulillah ditanya (pedagang) aman sampai akhir Desember dan menjelang tahun baru," ujar Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Senin (16/12/2019).

Baca Juga:Lewat Aplikasi Ini, UMKM Bisa Belanja Sembako Lebih Murah

Secara umum, menurutnya harga-harga sembako relatif stabil dan masih terjangkau. Namun, sebagian komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti telur. Meski begitu, katanya, harga tersebut masih dalam batas toleransi.

"Paling naik tinggi adalah telur, sekarang di angka Rp 26.500 per kilogram dari sebelumnya hanya Rp 23-24 ribu. Itu masih dalam batas toleransi," katanya.

Ia berharap agar hingga Tahun Baru 2020 tidak terjadi lonjakan kenaikan harga. Oded menambahkan, harga komoditas daging, daging ayam dan sayuran tergolong masih stabil.

Namun, untuk bawang merah mengalami kenaikan menjadi Rp 40 ribu per kilogram dari harga Rp 35 ribu per kilogram. Menurutnya, operasi pasar akan dilakukan jika harga mengalami kenaikan secara signifikan.

Namun, sejauh ini, katanya, harga relatif masih naik-turun dan belum merata di seluruh pasar tradisional di Kota Bandung. Ia mengimbau agar para penyuplai dan bandar sembako tidak memainkan harga dan mengambil kesempatan untuk mengeruk keuntungan. Menurutnya, lebih baik para bandar dan penyuplai mengambil keuntungan secara normal.

Baca Juga:Pesta Pelantikan Jokowi, PDIP Sumenep Bagi-bagi Sembako

"Saya berharap kepada para suplier dan bandar normal saja ngambil keuntungan biar berkah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak