Pasien Kanker Otak yang Meninggal di Cirebon Ternyata Positif Corona

Chandra Iswinarno
Pasien Kanker Otak yang Meninggal di Cirebon Ternyata Positif Corona
Ilustrasi corona dan peta Indonesia

Sebelum dinyatakan meninggal dan positif Corona, pasien sempat menjalani perawatan sebagai pasien kanker otak di High Care Unit (HCU) .

SuaraJabar.id - Pasien penderita kanker otak yang meninggal di Kabupaten Cirebon pada 1 April 2020 silam, dinyatakan positif Corona.

Pasien yang dirawat di salah satu rumah sakit setempat diketahui positif Corona setelah otoritas penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon menerima hasil swab pada Senin (20/4/2020).

Kasus tersebut menjadi kasus kematian pertama Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Diketahui, pasien yang meninggal dunia tersebut berusia 56 tahun dengan jenis kelamin perempuan.

Sebelum dinyatakan meninggal dan positif Corona, pasien sempat menjalani perawatan sebagai pasien kanker otak di High Care Unit (HCU) yang berada di ruang perawatan pasien ICU.

Juru bicara Pusat Data dan Informasi Covid-19 Kabupaten Cirebon Nanang Ruhyana menjelaskan, pasien tersebut dirawat pada 29 Maret 2020.

Namun, yang bersangkutan dirawat dengan status sebagai pasien kanker otak. Sehingga tidak dikategorikan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dalam pemantauan (ODP).

"Sebelum dirawat, pasien tak melakukan perjalanan ke mana pun," ujarnya seperti dilansir Ayobandung.com-jaringan Suara.com pada Selasa (21/4/2020).

Namun, tenaga medis curiga dan kemudian melakukan pemeriksaan swab terhadap pasien tersebut pada 30 April 2020.

"Hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.

Walau diketahui tidak melakukan perjalanan ke mana pun, Nanang memastikan pihaknya masih menginvestigasi dengan siapa saja yang bersangkutan berinteraksi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS