Masih Muda Sudah Ubanan? Hati-hati Tanda Risiko Masalah Jantung!

Lelaki berusia di bawah 40 tahun yang telah beruban atau memiliki masalah kebotakan, berisiko lima kali lipat lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Risna Halidi
Kamis, 03 September 2020 | 14:25 WIB
Masih Muda Sudah Ubanan? Hati-hati Tanda Risiko Masalah Jantung!
Seorang lelaki memperlihatkan rambutnya yang beruban. [shutterstock]

SuaraJabar.id - Sebuah studi mengatakan bahwa lelaki berusia di bawah 40 tahun yang telah beruban dan memiliki masalah kebotakan, berisiko lima kali lipat lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Temuan yang dipaparkan oleh para peneliti dari India tersebut menunjukkan bahwa kebotakan dan rambut beruban menjadi faktor risiko yang lebih kuat daripada obesitas untuk risiko penyakit jantung pada kaum Adam.

Beberapa faktor risiko penyakit jantung yang umum adalah kondisi diabetes mellitus, hipertensi, riwayat keluarga dengan penyakit arteri koroner prematur, obesitas sentral, indeks massa tubuh yang lebih tinggi, dislipidaemia dan merokok. 

Dikatakan, kebotakan dan rambut beruban adalah prediktor penyakit arteri koroner yang paling kuat pada laki-laki. Selanjutnya diikuti oleh obesitas yang dikaitkan dengan risiko 4,1 kali lebih besar terkena penyakit arteri koroner.

Baca Juga:Berita Duka: Telah Wafat Osamu Masuko, Mantan Pimpinan Mitsubishi

Saat disurvei dan dibandingkan dengan orang-orang muda yang sehat, orang muda dengan penyakit arteri koroner memiliki prevalensi 50 persen rambut beruban dan 49 persen mengalami kebotakan.

"Alzheimer prematur dan androgenik (kebotakan pola laki-laki) berkorelasi baik dengan usia vaskular terlepas dari usia kronologis dan merupakan faktor risiko yang masuk akal untuk penyakit arteri koroner," kata Sachin Patil, dari Pusat Penelitian dan Kardiologi Institut Mehta PBB di Gujarat.

Untuk studi yang dipresentasikan dalam Konferensi Tahunan Perhimpunan Kardiologi India (CSI) ke-69 di Kolkata, tim meneliti  790 lelaki berusia kurang dari 40 tahun dengan penyakit arteri koroner dan 1.270 lelaki sehat yang cocok untuk bertindak sebagai kelompok kontrol.

Setelah disesuaikan dengan usia dan faktor risiko kardiovaskular lainnya, kebotakan pada laki-laki dikaitkan dengan risiko penyakit arteri koroner 5,6 kali lebih besar dan beruban dikaitkan dengan risiko 5,3 kali lebih besar.

Baca Juga:Tak Gunakan Masker, Pemotor Ini Harus Rela Digombalin Petugas Wanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak