facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Periksa Anies Kasus Acara HRS, Polisi Gelar Perkara Tentukan Siapa TSK

Siswanto | Muhammad Yasir Selasa, 17 November 2020 | 14:55 WIB

Usai Periksa Anies Kasus Acara HRS, Polisi Gelar Perkara Tentukan Siapa TSK
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan kepada wartawan saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Gelar perkara merupakan tahap lanjutan untuk lebih memberikan kepastian hukum atas kasus yang sedang ditangani.

SuaraJabar.id - Setelah meminta keterangan Gubernur Anies Baswedan hingga jajaran pemerintah tingkat rendah, RT dan RW, dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam penyelenggaraan acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, polisi akan melakukan gelar perkara.

Gelar perkara merupakan tahap lanjutan untuk lebih memberikan kepastian hukum atas kasus yang sedang ditangani.

"Jadi tahapannya adalah saat ini penyelidikan. Penyelidikan itu untuk menjawab satu hal ada atau tidaknya pidana. Dalam satu dua hari ke depan ini sifatnya penyelidikan. Makanya sifatnya undangan klarifikasi untuk tentukan ada atau tidak adanya pidana," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020).

"Setelah hasil klarifikasi ini dilakukan dengan beberapa bukti nanti dilakukan gelar perkara untuk dinaikkan ke penyidikan. Proses penyidikannya lagi berlangsung nanti baru menentukan siapa tersangkanya. Ini kita mulai dari tahapan pertama yaitu klarifikasi," kata Tubagus.

Baca Juga: Anies Baswedan: Saya Datang ke Polda Metro Jaya Sebagai Warga Negara

Anies datang sebagai warga negara

Anies tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 09.43 WIB. Dia mengatakan datang ke Polda Metro Jaya sebagai warga negara untuk memenuhi undangan.

Selain Anies, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara juga dimintai keterangan dalam perkara yang sama.

Ada 14 orang yang akan dimintai keterangan Polda Metro Jaya sebagai saksi, hari ini.  Lurah Petamburan Setiyanto tidak bisa hadir karena dinyatakan reaktif Covid-19.

"Sekarang sudah kita rujuk ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk kita lakukan uji mekanisme seperti biasa, uji lanjutannya. Karena memang pada saat kita lakukan swab antigen yang bersangkutan reaktif," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.

Baca Juga: FPI Bela Anies Baswedan: Apa Urusannya Polisi Panggil Gubernur

"Jadi sembilan sekarang ini sementara dilakukan pemeriksaan klarifikasi, yang pertama bapak gubernur DKI Jakarta sudah hadir sementara masih berlangsung. Kemudian ada wali kota Jakarta Pusat, juga sudah hadir, sementara ini masih berlangsung, ada kepala biro hukum, kepala KUA Tanah Abang, camat, RT dan RW. Tadinya lurahnya ada tapi reaktif. Kemudian juga ada pak kasatpol PP baru datang, dan babinkamtibmas," dia menambahkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait