Teman dan Keluarga Jadi Kunci Atasi Gangguan Kesehatan Mental Saat Pandemi

Support system yang baik dapat membantu atasi gangguan kesehatan mental yang dialami di tengah pandemi.

Vania Rossa | Luthfi Khairul Fikri
Sabtu, 05 Desember 2020 | 17:32 WIB
Teman dan Keluarga Jadi Kunci Atasi Gangguan Kesehatan Mental Saat Pandemi
Ilustrasi gangguan kesehatan mental saat pandemi. (Unsplash/Nik Shuliahin)

SuaraJabar.id - Gangguan kesehatan mental dapat terjadi pada siapa saja di tengah pandemi Covid-19 ini. Tentu hal ini tak boleh dibiarkan, lantaran bisa menjurus ke hal-hal yang tidak diinginkan. Lalu, bagaimana cara mengatasi gangguan kesehatan mental selama pandemi ini?

Menurut Psikolog Klinis Yulia Direzkia, S. Psi, Psi, MSI, bahwa kesehatan mental juga sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Mental yang sehat akan membuahkan hasil yang mempengaruhi semua aspek kehidupan, sehingga menambah kenikmatan hidup secara keseluruhan.

Support system merupakan komponen kunci dari hubungan yang kokoh dan kesehatan psikologis yang kuat,” ujar Yulia dalam pernyataannya secara virtual pada acara ‘Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia’, Jumat (4/12/2020).

Kata dia, pada dasarnya, support system melibatkan keluarga dan teman yang dapat dihubungi pada saat seseorang dengan risiko gangguan mental membutuhkan, seperti saat sedang dalam berada dalam masalah, mengalami kondisi sulit atau merasa kesepian.

Baca Juga:Korban Bunuh Diri di Jepang Lebih Besar dari Kematian Akibat Covid-19

“Support system bukanlah hubungan satu arah. Selain mengandalkan orang lain, orang dengan gangguan mental juga harus bisa berperan sebagai pendukung bagi banyak orang dalam kelompok support system yang dibangun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yulia menambahkan dengan support system setidaknya bisa mengurangi masalah stres. Karena, orang dengan gangguan kesehatan mental dikelilingi oleh individu yang peduli dan siap mendukung dapat membantu menghadapi tekanan yang dialaminya.

Dirinya juga menyarankan jika ada seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental pertimbangkan untuk bergabung dengan tim olahraga atau kelompok latihan untuk meningkatkan suasana hati, kesehatan fisik, dan memberi kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain.

“Lakukan seleksi orang yang menawarkan nasihat paling positif namun jujur, dan bersikaplah terbuka serta belajar agar tidak gengsi untuk meminta bantuan saat membutuhkannya atau menerima tawaran bantuan dari orang lain seramah mungkin,” tutur dia.

Baca Juga:5 Profesi Paling Menyehatkan, Apakah Pekerjaan Anda Termasuk?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini