Kadis Meninggal Akibat Covid-19, Plt Bupati Cianjur Berlakukan WFH

Herman mengaku mengambil kebijakan seperti itu setelah berkonsultasi dengan Satuan Tugas Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Cianjur.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 15 Desember 2020 | 20:47 WIB
Kadis Meninggal Akibat Covid-19, Plt Bupati Cianjur Berlakukan WFH
Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar tes usap PCR pada pekerja di lingkungan Pemkot Cianjur, Selasa (15/12/2020). [Sukabumiupdate/Deden Abdul Aziz]

SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar tes usap (swab test) untuk seluruh pejabat di lingkungan mereka. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkab Cianjur usai adanya pejabat yang meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, pihaknya baru saja kehilangan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana. Pimpinan SKPD itu meninggal dunia di RSUD Sayang Cianjur dengan status positif Covid-19, Selasa (15/12/2020).

Herman juga langsung menginstruksikan kepada seluruh kantor organisasi perangkat daerah untuk work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

"Mengantisipasi penyebaran Covid-19 kami perintahkan semua kantor melakukan WFH, kecuali kantor pelayanan 75 persen, sementara 25 persen saja yang melakukan piket secara bergiliran di kantor," ujar Herman kepada wartawan di Cianjur, Selasa (15/12/2020).

Baca Juga:Terobos Hujan, Ratusan Anggota FPI Cianjur Menyerahkan Diri ke Polisi

Herman mengaku mengambil kebijakan seperti itu setelah berkonsultasi dengan Satuan Tugas Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Cianjur.

"Untuk mencegah dan memutus penularan Covid-19 satgas merekomendasikan agar dilakukan WFH seluruh perkantoran," kata Herman.

Herman mengaku terpukul dengan kepergian kepala dinas yang meninggal dunia akibat Covid-19. Menurut dia, kepala dinas tersebut merupakan putera terbaik Kabupaten Cianjur yang kinerjanya baik.

"Beliau terpapar bersama anak dan istrinya. Anaknya menjalani isolasi di sebuah rumah sakit swasta di Bandung, sementara istrinya isolasi mandiri di rumahnya," tutur Herman.

Herman menambahkan, saat ini Kabupaten Cianjur berada di status zona kuning Covid-19. Sampai saat ini sudah 6 orang yang meninggal dunia.

Baca Juga:Kantor Gubernur Sulsel Jadi Klaster Covid-19, Pakar Minta Nurdin Gelar WFH

"Covid itu masih ada di sekitar kita. Saya mengimbau semua pihak agar menerapkan disiplin masing-masing. Tetap menjalankan protokol kesehatan," kata Herman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak