Di pinggir rel itu mereka harus tetap berhati-hati memegang pengaman, salah-salah, nyawa bisa jadi taruhannya.
Sejak diresmikan 2004 silam, Jembatan Kereta Api Cisomang setiap hari menjadi jalan alternatif masyarakat, untuk melintas, baik berjalan kaki maupun kala naik kendaraan roda dua.
Mereka memanfaatkan kerangka baja yang memiliki lebar sekitar 80 sentimeter, tepat berada di samping rel kereta api.
Baca Juga:3 Tempat Ngabuburit dan Buka Puasa di Taman Impian Jaya Ancol