Dosen UPI: Bangunkan Sahur Pakai Toa Masjid Harus Lembut dan Sopan

Menurut Rinaldi, kesadaran lebih dari masyarakat menjadi kunci.

Suhardiman
Minggu, 25 April 2021 | 16:37 WIB
Dosen UPI: Bangunkan Sahur Pakai Toa Masjid Harus Lembut dan Sopan
Zaskia Adya Mecca bersama Rama, sosok yang berada di balik suara toa masjid yang diprotes istri Hanung Bramantyo. [YouTube]

SuaraJabar.id - Artis Zaskia Adya Mecca mengkritik cara orang membangunkan sahur menggunakan toa masjid dengan berteriak.

Dosen Pendidikan Bahasa Arab UPI Bandung, Rinaldi Supriadi mengaku, membangunkan sahur harus berdasarkan prinsip qaulan layyinan atau perkataan yang lembut dan sopan. Menurut Rinaldi, kesadaran lebih dari masyarakat menjadi kunci.

"Harus menjaga warga yang beragama lain, ini merupakan perbuatan yang sedikit keliru dalam aspek suara," katanya, dilansir dari Ayobandung.com--jaringan suara.com, Minggu (25/4/2021).

Dalam hukum Islam, kata Rinaldi, membangunkan sahur menggunakan toa termasuk ke dalam kaidah fiqhiyah, yaitu hukum asal segala sesuatu adalah boleh sampai ada dalil yang menunjukkan keharamannya.

Baca Juga:Ratusan Kayu Hasil Pembalakan Liar Dimusnahkan BKSDA Riau

"Membangunkan masyarakat menggunakan toa masjid belum ada hukumnya apa-apa maka dengan didasari kaidah tersebut sebetulnya sah-sah saja masyarakat melakukan itu. Kecuali MUI membuat fatwa bahwa membangunkan sahur menggunakan toa masjid tidak boleh atau haram," katanya.

Ia memandang penggunaan toa mesjid untuk membangunkan sahur dapat juga di lihat dari perspektif psikologi dan sosiologi.

Dalam perspektif psikologi, Rinaldi mengutip surat Al-Isra ayat 70 tentang penciptaan manusia yang memiliki perbedaan baik dari wajah, sifat, bahkan fisik.

Berdasarkan hal itu, respons masyarakat terhadap penggunaan toa untuk membangunkan sahur sudah pasti berbeda-beda. Sedangkan dalam perspektif sosiologi ia mengutip surat Al-Hujurat ayat 13.

"Ayat ini menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia berbeda-beda agar adanya interaksi antar sesama manusia untuk saling mengenal dan mempelajari. Sebelum kita mengambil sikap sesuatu kita harus tahu terlebih dahulu keadaan masyarakat sekitar," jelasnya.

Baca Juga:Catat: 8 Aplikasi Berbahaya di Google Play Store

Kementerian Agama (Kemenag) dalam pelaksana Subdirektorat Kemasjidan, Fakhry Affan, meminta masyarakat menggunakan cara yang santun dalam membangunkan orang untuk sahur.

Hal tersebut sesuai dengan aturan pembangunan sahur dengan toa masjid yang telah diatur sejak 1978.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak