Tsunami Covid-19 Bisa terjadi di Bandung jika Warganya Lakukan Ini

India mengalami tsunami Covid-19 karena warganya sempat kehilangan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 30 April 2021 | 15:31 WIB
Tsunami Covid-19 Bisa terjadi di Bandung jika Warganya Lakukan Ini
Wali Kota Bandung Oded M Danial. [Antara]

Mengapa India dilanda gelombang pandemi kedua? Padahal, sebelumnya India sudah pulih dari gelombang pertama pandemi. Mereka sudah kembali hidup normal dan bahkan mulai mengekspor vaksin.

Bagaimana semua itu bisa terjadi?

Pada Januari–Februari 2021, India mulai melakukan vaksinasi Covid-19. Di bulan itu juga, kasus Covid-19 di India mulai turun. Melihat penurunan kasus, pemerintah memberikan izin pembukaan pusat hiburan.

Bulan berikutnya, pemerintah India mengizinkan digelarnya festival keagamaan dan kampanye pemilu. Di saat itu juga, protokol kesehatan mulai longgar.

Baca Juga:Wisatawan Luar KBB Dilarang ke Lembang Bandung, Termasuk dari Jakarta

Dampaknya, pada April 2021, India mengalami tsunami Covid-19. Kematian akibat covid-19 terus meningkat.

Berkaca pada hal itu juga, pemerintah Indonesia masih melarang kegiatan mudik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak