alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jangan Sampai Terlewat, Ini Tanda Malam Lailatul Qadar

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 04 Mei 2021 | 11:30 WIB

Jangan Sampai Terlewat, Ini Tanda Malam Lailatul Qadar
Seorang lelaki sedang berdoa. [shutterstock]

Para ulama menyebut bahwa Lailatul Qadar ada di bulan Ramadhan. Namun para ulama berbeda pendapat tentang rincian waktu keberadaan Lailatul Qadar.

SuaraJabar.id - Sepuluh hari terakhir di bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang istimewa. Pasalnya, waktu-waktu ini merupakan momen terjadinya malam Lailatul Qadar.

Mengejar malam yang lebih baik dari seribu bulan ini, Umat Islam biasanya memperbanyak ibadah, terutama di malam hari. Mulai dari memperbanyak membaca Al-Quran, sholat malam, zikir dan ibadah lainnya.

Ini seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Ia pun semakin giat beribadah ketika Ramadan hendak berakhir, yakni pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Lantas, jika dikaitkan dengan Lailatul Qadar, apakah malam yang mulia itu hanya terdapat di 10 hari terakhir Ramadhan?
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), K.H. Salahuddin Al-Ayyubi, menjelaskan, para ulama menyebut bahwa Lailatul Qadar ada di bulan Ramadhan. Namun para ulama berbeda pendapat tentang rincian waktu keberadaan Lailatul Qadar.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini 3 Makna Malam Lailatul Qadar

"Bulan Ramadannya di tanggal berapa, para ulama berbeda pendapat. Itu sesuatu yang menjadi misteri bagi kita umat Islam," ujarnya dilansir Ayotasik.com-jejarig Suara.com, Selasa (4/5/2021).

Menurut para ulama yang sudah membuktikan, Lailatul Qadar lebih banyak adanya di tanggal 20 Ramadan ke atas. Ini mengacu pada tanda-tanda Lailatul Qadar seperti yang disebutkan oleh Rasulullah SAW, di antaranya malam yang hening, dan sinar matahari yang lembut di pagi harinya.

Namun, pembuktian ulama tidak menjadi jaminan Lailatul Qadar hanya ada di 10 hari terakhir Ramadan.

"Tetapi apakah ada dalil dari Al-Quran yang menyebut itu (Lailatul Qadar ada di 10 hari terakhir), tidak ada. Di dalam hadis hanya disebutkan, Rasulullah SAW meningkatkan intensitas ibadahnya di malam-malam terakhir di bulan Ramadan, itu saja sebenarnya," terangnya.

Karena itu, Salahuddin menuturkan, jika ingin mendapatkan Lailatul Qadar, maka setiap Muslim harus memperbanyak ibadah sejak awal Ramadhan.

Baca Juga: Cerita Tradisi Malam Selikuran Keraton Solo: 2 Kubu dalam 1 Lokasi

"Sehingga bisa nyenggol di salah satu malam di bulan Ramadan. Karena Lailatul Qadar ini keutamaannya sangat besar sekali," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait