alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jokowi Promosikan Bipang Ambawang untuk Lebaran, Kiai Maman Protes Keras

Ari Syahril Ramadhan Sabtu, 08 Mei 2021 | 16:50 WIB

Jokowi Promosikan Bipang Ambawang untuk Lebaran, Kiai Maman Protes Keras
Anggota DPR Maman Imanulhaq Faqih [dokumentasi]

Ucapan tersebut rupanya menuai kontroversi karena Bipang Ambawang adalah babi panggang. Hal ini lantaran mudik identik dengan umat Islam, sedangkan memakan babi adalah haram.

SuaraJabar.id - Kiai Maman Imannulhaq protes keras menanggapi promosi Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenai kuliner khas Nusantara yang dapat dijadikan pengobat rindu saat Lebaran karena tak boleh mudik. Kiai Maman protes karena Presiden Jokowi menyebut satu makanan yakni Bipang Ambawang dari Kalimantan karena ternyata makanan itu berbahan babi.

Anggota Komisi 8 DPR RI ini mengaku terkejut bagaimana mungkin dalam konteks ucapan Lebaran, himbauan jangan mudik dan oleh-oleh khas Lebaran sangat tidak etis Presiden Jokowi malah menyebutkan makanan yang haram dikonsumsi umat Islam.

“Fitri itu kembali suci. Bipang itu babi. Masa Idul Fitri pesan online Goreng Babi,” ujar Kiai Maman Imanulhaq dilasir Kapol.id, Sabtu (8/5/2021).

“Saya sangat menyayangkan statemen Jokowi yang menyebut Bipang Ambawang sbg salah satu kuliner yg perlu dipesan lewat online saat Lebaran yang saat ini tidak boleh mudik,” cuit Mantan Direktur TKN Jokowi Amin ini.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sarankan Bipang Ambawang untuk Oleh-Oleh, Begini Wujudnya

Kiai Maman meminta Presiden mengevaluasi Tim Komunikasi. Hal yang sensitif seperti ini kata dia jangan sampai merusak reputasi Presiden.

Bipang Ambawang (Instagram @bipangambawang)
Bipang Ambawang (Instagram @bipangambawang)

“Pembuat brief dan teks dalam pidato Presiden adalah pihak yang paling bertanggung jawab,” tegas tokoh Muda NU ini.

Sebelumnya diberitan Suara.com, Pidato Presiden Joko Widodo membuat heboh dunia maya usai berpromosi kuliner. Dalam promosinya tersebut, ia menyebutkan sejumlah makanan khas dari sejumlah daerah di Indonesia.

Berkaitan dengan adanya larangan mudik, Presiden Joko Widodo menyarankan untuk membeli kuliner khas daerah secara daring. Ia menyebutkan sejumlah makanan seperti gudeg dari Yogyakarta, Pempek dari Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lainnya.

"Untuk bapak ibu dan saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ujar Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Kritik Jokowi soal Bipang Ambawang, Ustaz Hilmi: Itu Haram Buat Muslim

Ucapan tersebut rupanya menuai kontroversi karena Bipang Ambawang adalah babi panggang. Hal ini lantaran mudik identik dengan umat Islam, sedangkan memakan babi adalah haram hukumnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait