Dia berharap agar proses pembersihan dibantu oleh kendaraan penyemprot dari dinas Pemadam kebakaran.
Puluhan Ribu Jiwa Terdampak
Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, banjir hingga Selasa, 25 Mei 2021, pukul 06.00 WIB terjadi di Kecamatan Dayeuhkolot, tepatnya di Desa Dayeukolot dan Citereup, serta Kelurahan Pasawahan.
Warga terdampak di wilayah ini sebanyak 5.761 kepala keluarga dan 19.950 jiwa. Pengungsi sebanyak 13 kepala keluarga 184 jiwa.
Baca Juga:Belum Juga Punya Jembatan, Padahal Sudah Colek Pemkab Bandung Barat
Bangunan yang terendam banjir ada 4.165 rumah, 8 tempat ibadah, 2 sekolah dan ketinggian air 20 sampai 150 cm.
Di Kecamatan Baleendah, tepatnya di Kelurahan Andir dan Baleendah, warga terdampak 8.624 kepala keluarga atau 32.799 jiwa. Pengungsi sebanyak 32 jiwa, bangunan terendam 4.439 rumah, dan tinggi air 40 sampai 150 cm.
Kecamatan Bojongsoang, tepatnya di Desa Bojongsoang, Bojongsari, dan Tegaluar. Warga terdampak sebanyak 7.070 jiwa, pengungsi dalam pendataan, dan bangunan terendam ada 188 rumah. Dengan ketinggian air 30 sampai 120 cm.
Di Kecamatan Margahayu, tepatnya di Desa Sayati, ada 20 kepala keluarga terdampak banjir dengan bangunan yang terendam sebanyak 20 rumah. Sedangkan jalan raya yang tergenang yakni Jalan Raya Ciparay-Dayeuhkolot tidak bisa dilalui.
Jalan Andir-Katapang ketinggian banjir 100 cm dan Jalan Raya depan Metro ketinggian banjir 70 sentimeter dan Cigeber- Cijagra 80 cm.