alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Objek Wisata di Garut Tetap Buka Di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19

Ari Syahril Ramadhan Sabtu, 19 Juni 2021 | 08:00 WIB

Objek Wisata di Garut Tetap Buka Di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19
Sejumlah wisatawan berjalan di kawasan taman wisata alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu. [ANTARA/Feri Purnama]

Satgas COVID-19 Garut juga melakukan sosialisasi kepada pengelola wisata maupun wisatawan, pengunjung hotel, dan restoran agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

SuaraJabar.id - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Garut tetap beroperasi di tengah peningkatan kasus COVID-19.

Meski tetap buka, Pemerintah Kabupaten Garut memberlakukan batasan kunjungan dan meminta pengelola maupun wisatawan mematuhi persyaratan protokol kesehatan yang ketat.

"Tidak ada penutupan tempat wisata, tapi jumlah pengunjung maksimal dibatasi 25 persen," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan kepada wartawan di Garut, Jumat (19/6/2021).

Ia menuturkan seluruh objek wisata di Kabupaten Garut tetap beroperasi seperti biasa dengan syarat wajib mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, tidak berkerumun, dan selalu memakai masker untuk menghindari penularan COVID-19.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi, Polisi Tutup Jalur Khusus Road Bike JLNT Casablanca

Alasan tetap buka tempat wisata, kata dia, karena saat ini kondisi Garut masih zona oranye atau diperbolehkan adanya aktivitas, dan juga mengacu pada Surat Edaran Bupati Garut terkait penerapan protokol kesehatan.

"Jadi sesuai dengan arahan bupati, kita masih dalam posisi zona oranye," katanya.

Ia menyampaikan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut selama ini terus memantau di lapangan termasuk kegiatan di tempat wisata terkait penerapan protokol kesehatan.

Selain itu, lanjut dia, tim Satgas COVID-19 Garut juga melakukan sosialisasi kepada pengelola wisata maupun wisatawan, pengunjung hotel, dan restoran agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Kita juga melakukan sosialisasi kepada pengelola tempat wisata, hotel, dan restoran agar mereka menaati semua itu," katanya.

Baca Juga: Ulama Madura Ajak Warga Taati Penanganan Covid-19 di Suramadu

Terkait penyekatan terhadap wisatawan dari luar kota, kata Budi, tidak dilakukan, selama ini hanya diterapkan seluruh wisatawan wajib menerapkan protokol kesehatan dan dalam kondisi sehat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait