Pegawai yang menggali untuk mengambil batu goong oleh pihak Museum Galuh tidak kuat dan besok harinya langsung sakit. Akhirnya penggalian pun tidak diteruskan. Posisi batu goong masih tetap seperti semula sampai sekarang.
“Kami pun yang menyaksikan merasa heran dengan kejadian yang menimpa penggali tersebut. Belum berhasil malah terserang sakit seperti orang yang kerasukan. Pada akhirnya batu goong masih tidak bergerak. Namun, warga setempat tetap menjaganya dari tindakan kejahatan yang ingin mengambil batu goong,” ungkap Nono.
Menurutnya, seiring dengan perkembangan dan banyaknya bangunan rumah milik warga, kini lokasi batu goong tidak seangker dulu. Terlebih sekarang sudah ada bangunan MAN 2 Ciamis, sehingga lokasi tersebut sudah jauh lebih ramai.
Bahkan, sekitar tempat batu goong peninggalan penjajah itu berada juga terbilang bersih. Hanya saja banyak pohon bambu yang mengelilinginya.
Baca Juga:Jahil! Pedagang Iseng Gunting Plastik Es Batu, Bikin Tangan Bocah Seketika Mati Rasa