alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Selama PPKM Darurat, Bupati Kuningan Instruksikan Warga Baca Surat Yasin

Chandra Iswinarno Rabu, 07 Juli 2021 | 07:00 WIB

Selama PPKM Darurat, Bupati Kuningan Instruksikan Warga Baca Surat Yasin
Bupati Kuningan Jawa Barat Acep Purnama (foto : Abdul Rohman/ Suarajabar.id)

Bupati Kuningan Acep Purnama yang menginstruksikan warganya untuk membaca Alquran, bersalawat dan doa.

SuaraJabar.id - Berbagai cara dan daya upaya dilakukan pemimpin daerah untuk mengajak warganya berbuat kebaikan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Seperti dilakukan Bupati Kuningan Acep Purnama yang menginstruksikan warganya untuk membaca Alquran, bersalawat dan doa.

Instruksi tersebut pun tidak main-main, karena dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 451/1617/Kesra tentang Penyelenggaraan Membaca Alquran, Salawat, dan Doa pada masa PPKM Darurat Covid-19 di Kabupaten Kuningan, bertanggal 6 Juli 2021.

Tak hanya itu, surat tersebut juga ditujukan kepada Ketua MUI, Ketua DMI, Ketua PC NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua PUI, Ketua Persis, dan ormas keagamaan se-Kabupaten Kuningan.

Dalam isinya, pada surat edaran tersebut ada lima poin. Salah satunya, yakni menginstruksikan masyarakat membaca Surat Yasin dan Ar Rahman usai Salat Asar.

Baca Juga: Dipaksa Pembeli Layani Makan di Tempat, Tukang Bubur Ini Kena Denda Rp 5 Juta Langgar PPKM

Kemudian setelah Salat Magrib, masyarakat juga diminta membaca Surat Yasin dan Al Mulk. Sementara, Surat Yasin dan Walqiah dapat dibaca setelah Salat Subuh.

Pun dia memerintahkan takmir/pengurus masjid dan musala se-Kuningan untuk menyelenggarakan pembacaan salawat Thibbil Qulub, salawat Burdah, Qunut Nazilah, Ratiban, Aurad, dan doa lain.

"Dengan maksud memohon kepada Allah SWT agar masyarakat dan bangsa Indonesia diberi keselamatan, kesehatan dan dijauhkan dari marabahaya bencana," katanya melalui surat edaran tersebut.

Sementara itu, pelaksanaan pembacaan salawat dan doa berlaku sepanjang 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021 melalui pengeras suara pada masjid dan musala dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah menjelaskan, pelaksanaan pembacaan salawat, doa pada masjid dan musala terbatas dilakukan takmir atau pengurus.

Baca Juga: Sempat Positif Covid-19, Viral Curhatan Calon Pengantin Urung Rencana Nikah Setelah Sembuh

"Yang di masjid atau Musala takmirnya saja, hanya satu-dua orang. Keutamaan membaca Alquran, salawat, dan doa, tetap di rumah, bukan berkerumun di masjid," katanya kepada Ayocirebon.com-jaringan Suara.com pada Selasa (6/7/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait