Warung di Objek Wisata Galunggung Diserang Kawanan Monyet, Pedagang Rugi Jutaan

Para pedagang di kawasan wisata Gunung Galunggung Tasikmalaya mencoba menghadang kawanan monyet dengan ketapel dan bambu.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 09 Agustus 2021 | 15:48 WIB
Warung di Objek Wisata Galunggung Diserang Kawanan Monyet, Pedagang Rugi Jutaan
ILUSTRASI Kawanan monyet liar. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

SuaraJabar.id - Pedagang di objek wisata Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya mengalami rugi hingga jutaan rupiah akibat warung mereka diserang oleh kawanan monyet.

Kawanan monyet itu menyerang warung para pedagang dan menjebol atap atau dingding warung untuk menjarah makanan yang ada di dalam warung.

Dari informasi, penjarahan makanan oleh kawanan monyet liar ini kerap terjadi semenjak kawasan wisata Gunung Galunggung ditutup pada awal penerapan PPKM Darurat pada awal Juli 2021 lalu.

Salah seorang pedagang di kawasan objek wisata Gunung Galunggung, Undang Supriatna (55) mengatakan, kawanan monyet mulai turun dari gunung ke lokasi wisata sejak penutupan lantaran PPKM.

Baca Juga:Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Kota Tasikmalaya

Sepinya lokasi objek wisata dari kunjungan wisatawan membuat kawanan monyet berani dan menjarah makanan atau dagangan yang ada di dalam warung.

“Mungkin satwa liar kawanan monyet ini kelaparan dan mulai masuk ke warung-warung. Makanan yang ada di dalam warung pada habis dimakan dan diambil kawanan monyet,” ujar Undang, Senin (9/8/2021).

Menurutnya, sejak penutupan objek wisata oleh pemerintah dan sepinya aktivitas orang di areal objek wisata Gunung Galunggung membuat kawanan monyet yang jumlahnya diperkirakan ratusan ekor semakin berani turun ke warung-warung.

“Banyak warung yang dibongkar sama kawanan monyet. Yang saya tahu ada 5 warung yang dibongkar. Semua makanan habis. Pas warung dibuka ketahuan monyet ada di dalam,” ucapnya.

Undang menuturkan, untuk mengusir kawanan monyet, para pedagang menggunakan kayu hingga ketapel untuk menakut-nakuti agar menjauhi dari warung-warung.

Baca Juga:Geram, Panji Petualang Sita Monyet yang Dieksploitasi Pengamen

Kawanan monyet biasanya turun pada waktu sore atau malam disaat tidak ada aktivitas orang atau warga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak