facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ada Insiden Berdarah, Bupati Karawang Evaluasi PTM

Ari Syahril Ramadhan Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:35 WIB

Ada Insiden Berdarah, Bupati Karawang Evaluasi PTM
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. [Antara/Ali Khumaini]

Bupati Karawang menyerahkan kasus tawuran pelajar itu sepenuhnya ke pihak kepolisian setempat.

SuaraJabar.id - Dua orang mengalami luka-luka akibat terkena sabetan senjata tajam saat tawuran antarpelajar di Karawang pada Senin (27/9/2021).

Rerkait insiden berdarah itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana segera melakukan evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah.

"Secara kebijakan, kami dari pemda akan melakukan evaluasi. Ada beberapa sekolah, baik SMP, SMK,dan MTs kurang lebih ada 9 sekolah yang akan kami larang untuk melakukan PTM," kata Cellica di Karawang, Jawa Barat, Jumat (1/10/2021) dikutip dari Antara.

Sementara secara hukum, Bupati menyerahkan kasus tawuran pelajar itu sepenuhnya ke pihak kepolisian setempat.

Baca Juga: Belasan Bocah Ditangkap Hendak Tawuran di Tebet, Celurit hingga Panah Disita

Dalam peristiwa tawuran yang terjadi pada Senin (27/9/2021) itu terdapat dua orang yang mengalami luka-luka akibat terkena sabetan senjata tajam. Karena itu, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

"Kami tengah meminta keterangan delapan pelajar yang telah diamankan, apabila nanti ada yang terlibat akan kami proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono.

Menurut Aldi, terkait tawuran ada beberapa SMP dan SMK di wilayah Karawang ini berawal dari gesekan-gesekan kecil. Kemudian saling mengejek sehingga terjadi tawuran.

Pihak kepolisian telah menyita sejumlah barang bukti senjata tajam dalam peristiwa tawuran pelajar sekolah menengah pertama di Jalan Syeh Quro, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Di antara barang bukti senjata tajam yang disita di antaranya clurit, golok dan gergaji pemotong es balok.

Baca Juga: Akhirnya Bupati Karawang Evaluasi PTM Setelah Tawuran Pecah Setelah Sekolah

“Kami telah menyita barang barang bukti senjata tajam. Kami juga telah memeriksa delapan pelajar yang diduga terlibat tawuran,” kata Kapolres setempat AKBP Aldi Subartono di Karawang, Rabu (29/9).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait