"Pertanian di kita masih luas, untuk wisata masih kecil, pariwisata belum mengambil ruang lahan pertanian, masih di angka 90 persen. Kita masih jaga," ungkap Herman.
Diakui Herman, menurut dia, sejak jaman dahulu, Lembang sudah terkenal akan penghasil pertanian dan perkebunan.
Bahkan, Lembang juga merupakan daerah penghasil susu sapi peras pertama di Indonesia saat pemerintah Hindia Belanda mengimpor sapi perah ke dalam negeri pada abad ke-19.
Menurut berbagai sumber, budi daya ternak sapi perah pertama kali dibawa ke Lembang oleh keluarga Ursone berkebangsaan Italia pada tahun 1880.
Baca Juga:Dorong Sektor Pertanian, Pemerintah Realisasikan Irigasi Perpipaan bagi Petani di Sorong
Dari hasil usahanya tersebut Ursone mampu membangun perusahaan susu yang bernama Lembangsche Melkerij Ursone yang saat itu terkenal seantero Hindia Belanda sebagai penghasil susu terbaik dengan kualitas tinggi.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki